Kabar mengejutkan datang dari dunia Badan Usaha Milik Negara (BUMN). Direktur Utama PT Pos Indonesia, Daud Joseph, secara mendadak dikonfirmasi telah mengajukan permohonan pengunduran diri dari jabatannya. Kabar ini disampaikan langsung oleh Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (Danantara) melalui Managing Director Stakeholders Management & Communications, Rohan Hafas. Dalam keterangan tertulisnya pada hari Jumat, (3/7), Rohan menyebutkan bahwa surat pengunduran diri tersebut sebenarnya sudah diterima sejak awal pekan ini, tepatnya pada hari Senin, (29/6).
Meski terkesan mendadak karena baru menjabat selama kurang lebih tiga bulan terakhir, Danantara menegaskan bahwa Daud Joseph sudah memberikan kontribusi yang sangat besar bagi perusahaan. Selama masa kepemimpinannya yang singkat tersebut, beliau ditugaskan khusus untuk memimpin proses pembenahan internal PT Pos Indonesia melalui due diligence menyeluruh, mulai dari sektor keuangan, operasional, tata kelola, hingga struktur organisasi. Berdasarkan hasil asesmen mendalam itu, Daud Joseph melihat bahwa PT Pos Indonesia memang membutuhkan perombakan atau revamp yang sangat mendasar dan menyeluruh. Beliau merasa kompleksitas masalah yang dihadapi perusahaan membutuhkan keahlian yang jauh lebih spesifik untuk memimpin fase transformasi berikutnya.
Manajemen Pastikan Layanan Operasional Tetap Aman dan Lancar
Pihak internal PT Pos Indonesia sendiri juga sudah mengonfirmasi kabar ini. Corporate Secretary Pos Indonesia, Iwan Gunawan, pada Kamis, (2/7) kemarin menyatakan bahwa manajemen sangat menghormati keputusan pribadi yang diambil oleh Daud Joseph. Pihak perusahaan juga memberikan apresiasi serta penghargaan setinggi-tingginya atas segala dedikasi dan pengabdian yang telah diberikan oleh beliau selama memimpin jalannya proses pembenahan awal di Pos Indonesia.
Masyarakat dan para pelanggan setia tidak perlu khawatir terkait kelangsungan layanan logistik pelat merah ini. Iwan menambahkan dan memastikan bahwa seluruh kegiatan operasional perusahaan dipastikan tetap berjalan dengan normal, aman, dan lancar tanpa ada gangguan sama sekali bagi para pemangku kepentingan. Seluruh program kerja strategis dan agenda transformasi usaha yang krusial dipastikan tetap berjalan sesuai dengan rencana yang sudah matang. Sementara itu, untuk mengantisipasi kekosongan di kursi nomor satu perusahaan, Danantara bersama pemegang saham menegaskan bahwa mereka sedang bergerak cepat mempersiapkan sosok pemimpin baru yang dinilai tepat untuk mengawal fase restrukturisasi PT Pos Indonesia ke depannya.
Artikel ini ditulis ulang berdasarkan sumber: liputan6.com tanpa mengubah fakta dari artikel aslinya.