Inter Milan sukses mengamankan kemenangan dramatis dalam laga lanjutan Serie A yang berlangsung di Stadion Giuseppe Meazza pada Selasa (15/9). Tim berjuluk Si Ular tersebut berhasil membungkus poin penuh usai menyudahi perlawanan sengit Udinese dengan skor akhir 5-3. Laga ini berjalan sangat menegangkan lantaran Inter sempat tertinggal dua gol terlebih dahulu di awal laga.
Gawang Inter jebol lebih cepat lewat gol James Abankwah pada menit ke-9 dan aksi Juergen Ekkelenkamp di menit ke-16. Meski sempat dikejutkan oleh dua gol cepat tim tamu, mental bertanding para pemain Inter tidak runtuh begitu saja. Mereka perlahan membangun serangan dan bangkit menyetarakan kedudukan lewat gol indah Carlos Augusto di menit ke-26 serta tembakan Nicolo Barella pada menit ke-35.
Pesta Gol Babak Kedua dan Pengakuan Cristian Chivu
Memasuki babak kedua, La Beneamata tampil kian menggebu-gebu dan mencetak tiga gol tambahan untuk membalikkan keadaan secara meyakinkan. Tiga gol beruntun Nerazzurri masing-masing dilesakkan oleh Marcus Thuram pada menit ke-57, Pio Esposito menit ke-67, dan ditutup oleh Ange-Yoan Bonny pada menit ke-79. Sementara itu, Udinese hanya sanggup memperkecil ketinggalan di penghujung laga melalui gol Idrissa Gueye.
Pelatih Inter, Cristian Chivu, jujur mengakui bahwa dirinya sempat ketar-ketir melihat anak asuhnya tertinggal dua gol secara mendadak. Udinese tampil sangat berani dengan memberikan perlawanan terbuka di Giuseppe Meazza pada Selasa (15/9). Situasi tersebut memaksa Chivu mengambil keputusan berisiko tinggi dengan menginstruksikan timnya tampil jauh lebih menyerang, yang akhirnya berbuah manis.
“Jika saya tidak bilang saya khawatir, berarti saya bukan pelatih. Ini adalah sepak bola modern; intensitasnya sangat tinggi, lawan berani meladeni permainan kami,” ungkap Cristian Chivu mengenai jalannya laga sengit tersebut.
Posisi di Klasemen Serie A dan Evaluasi Tim
Kemenangan mengesankan ini membawa Inter Milan melesat ke peringkat kedua klasemen sementara Serie A dengan koleksi 12 poin. Jumlah poin Nerazzurri sebetulnya sama persis dengan AS Roma yang bertengger di puncak klasemen, namun Inter kalah dalam perhitungan selisih gol.
Meski berhasil mengamankan kemenangan lewat aksi comeback yang luar biasa, Chivu menegaskan bahwa timnya belum tampil sempurna. Ia menilai masih banyak pekerjaan rumah dan kelemahan yang harus segera diperbaiki oleh para pemainnya. Sang pelatih menyoroti pentingnya konsentrasi di menit-menit awal agar tidak kembali terdesak saat menghadapi laga-laga besar berikutnya.
Artikel ini ditulis ulang berdasarkan sumber: detik.com tanpa mengubah fakta dari artikel aslinya.