Menko Pangan Zulkifli Hasan, alias Zulhas, langsung gercep menggelar rapat koordinasi super penting buat ngebahas kualitas menu MBG sampai kesiapan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG). Rapat rahasia yang digelar secara tertutup ini bertempat di Gedung Kemenko Pangan, Jalan Imam Bonjol, Jakarta Pusat, pada Kamis (11/6), mulai pukul 10.28 WIB.
Rapat ini dipimpin langsung sama Zulhas dan dihadiri oleh jajaran Menteri. Terlihat ada Menko PM Muhaimin Iskandar, Mensesneg Prasetyo Hadi, sampai Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) yang baru saja dilantik, Nanik S Deyang. Gak cuma mereka, deretan menteri dan pejabat tinggi lain juga ikutan datang, mulai dari Mendukbangga Wihaji, Wamenkes Benjamin Paulus, Mendikdasmen Abdul Mu’ti, Kepala Bakom Muhammad Qodari, Menag Nasaruddin Umar, Menteri PAN-RB Rini Widyantini, hingga Kepala Staf Presiden Dudung Abdurachman.
Kepala BGN Baru Resmi Debut Usai Mantan Bos Diciduk Kejagung
Nah, yang paling mencuri perhatian di rapat Kamis (11/6) ini adalah kembalinya taji Badan Gizi Nasional lewat kehadiran Nanik S Deyang. Ini adalah momen perdana Nanik sebagai Kepala BGN yang baru, setelah dia bareng wakilnya, Trenggono dan Agustina Arumsari, resmi dilantik sama Presiden Prabowo Subianto pada Senin (8/6) kemarin.
Kehadiran jajaran pimpinan baru BGN ini otomatis jadi momen bersih-bersih besar di tubuh lembaga tersebut. Gimana enggak, mereka ini hadir buat ngegantiin posisi Dadan Hindayana (mantan Kepala BGN) beserta dua mantan Wakil Kepala BGN, Sony Sonjaya dan Lodewyk Pusung. Ketiga mantan bos BGN itu diketahui udah resmi diciduk dan ditahan oleh Kejaksaan Agung gara-gara terseret kasus dugaan korupsi tata kelola proyek MBG. Kasus korupsi ini emang sempat bikin publik geger karena taruhannya adalah program kesejahteraan gizi masyarakat.
Tancap Gas Fokus Kualitas Menu, Ogah Dikorupsi Lagi!
Lewat rapat tertutup di Jalan Imam Bonjol ini, pemerintah pengen ngasih bukti ke publik kalau program Makan Bergizi Gratis gak bakal terbengkalai gara-gara kasus hukum kemarin. Fokus utama mereka sekarang adalah memastikan kualitas menu makanan yang bakal dibagikan ke masyarakat itu beneran bergizi tinggi, higienis, dan gak asal-asalan.
Selain itu, kesiapan SPPG di lapangan juga dipantau ketat biar distribusinya nanti bisa berjalan lancar jaya tanpa hambatan birokrasi. Dengan pengawasan ketat dari lintas kementerian, pemerintah berharap proyek MBG ke depannya bersih dari tangan-tangan jahil koruptor dan beneran sampai ke perut yang membutuhkan.
Artikel ini ditulis ulang berdasarkan sumber: detik.com tanpa mengubah fakta dari artikel aslinya.