Pelarian THA alias Bang Tile (41) berakhir singkat. Nggak sampai 24 jam setelah kejadian, pria ini diciduk polisi di kawasan Pondok Aren. Bang Tile diduga kuat jadi otak di balik tewasnya sang mantan istri siri, inisial I (49), di Perumahan Pondok Pakulonan, Serpong Utara.
Kompol Dimitri Mahendra dari Resmob Polda Metro Jaya bilang kalau motif sementara karena sakit hati. Tapi, ada plot yang makin mencurigakan nih, karena Bang Tile ternyata juga sempat ngejual perhiasan milik korban. Jadi, polisi masih terus ngedalamin apakah ini murni dendam atau emang mau ngerampok juga.
Sempat Akting Tenang Saat Korban Teriak
Kejadiannya sendiri berlangsung dramatis pada Rabu (15/4) tengah malam. Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Budi Hermanto, ngejelasin kalau awalnya korban dan pelaku sempat pergi bareng sebelum balik ke rumah sekitar jam 00.30 WIB.
Nggak lama, saksi di sekitar lokasi sempat dengar suara korban minta tolong dari dalam kamar. Tapi si Bang Tile ini jago akting—dia sempat nenangin warga dan bilang kalau korban nggak apa-apa. Begitu Bang Tile cabut, warga baru tahu kalau korban sudah meninggal dunia. Ngeri banget, kan?
Polisi udah ngamanin segudang barang bukti buat nyeret Bang Tile ke meja hijau, mulai dari motor Honda PCX dan dua unit HP, terus ada juga duit cash hasil ngejual emas milik korban, baju yang dipakai pelaku sama korban pas kejadian, sampai rekaman CCTV di lokasi yang bikin Bang Tile nggak bisa mengelak lagi.
Sekarang Bang Tile harus siap-siap “nginap” lama di penjara. Dia dijerat pasal berlapis soal pembunuhan berencana dan pencurian dengan kekerasan (curas) di KUHP baru. Ancaman hukumannya? Jelas nggak main-main!