Home BeritaGebrakan Baru! Charles Honoris Mau MBG Dimasak Di Sekolah

Gebrakan Baru! Charles Honoris Mau MBG Dimasak Di Sekolah

by CeritaBerita

Kabar terbaru datang dari Wakil Ketua Komisi IX DPR RI, Charles Honoris. Pada Senin, (08/06) di Jakarta, politisi dari PDI Perjuangan ini blak-blakan ngedukung langkah pimpinan baru Badan Gizi Nasional (BGN) yang mutusin buat ngerem alias melakukan moratorium pendaftaran Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) baru.

Tapi, Charles nggak cuma sekadar setuju doang, nih. Dia juga ngasih usulan yang dinilai jauh lebih efektif dan efisien buat diterapin ke depannya. Daripada bikin dapur SPPG terpusat yang ribet urusan logistiknya, Charles justru mendorong transformasi ke model school-based kitchen alias dapur berbasis sekolah. Menurutnya, momentum pause dari BGN ini harus dimanfaatin banget buat mengubah strategi biar nggak boncos di anggaran.

“Momentum pembenahan ini perlu dimanfaatkan untuk mendorong transformasi model penyediaan MBG dari pendekatan dapur SPPG terpusat menuju school-based kitchen atau dapur berbasis sekolah,” kata Charles kepada wartawan di Jakarta (8/6/2026).

Alasannya masuk akal banget sih. Kalau dapurnya langsung di sekolah, pengelolaannya otomatis jadi lebih deket sama anak-anak yang emang jadi target utama penerima manfaat. Selain bisa memotong biaya logistik dan distribusi yang sering kali bikin bengkak, model ini juga bikin pengawasan kualitas makanan jadi jauh lebih ketat. Nggak bakal ada lagi cerita makanan basi di jalan!

Anggaran Lagi Seret, Dapur Sekolah Jadi Solusi Hemat

Sebelum usulan dari DPR ini muncul, Kepala BGN yang baru, Nanik S. Deyang, emang udah mengumumkan dalam konferensi pers di Gedung BGN Jakarta pada Kamis, (04/06), kalau mereka resmi menghentikan sementara pendaftaran dapur baru. Langkah refocusing dan moratorium ini diambil demi efisiensi anggaran dan penataan ulang program biar nggak amburadul. Maklum, kondisi keuangan negara emang lagi dapet tekanan berat, jadi pemerintah harus pinter-pinter atur duit.

Nah, pendekatan school-based kitchen yang diusul Charles dinilai klop banget sama misi BGN. Dengan memanfaatkan infrastruktur atau fasilitas dapur yang udah ada di sekolah-sekolah, pemerintah bisa menekan biaya investasi dan operasional gede-gedean. Pihak sekolah pun bisa ikutan aktif memantau kondisi gizi murid-murid mereka sekaligus ngasih edukasi gizi secara langsung.

Langkah nahan ekspansi dapur baru ini dipuji Charles sebagai pilihan yang bijaksana dan bertanggung jawab.

Anda mungkin suka

Tinggalkan Komentar