Home JabodetabekViral! Oknum ASN Asyik Main PS Saat Jam Kerja

Viral! Oknum ASN Asyik Main PS Saat Jam Kerja

by CeritaBerita

Sebuah kejadian yang bikin geleng-geleng kepala sekaligus ngelus dada kembali viral di media sosial. Kali ini, kelakuan minus oknum Aparatur Sipil Negara (ASN) sukses memancing emosi netizen. Kejadian ini berlangsung di Kecamatan Mauk, Kabupaten Tangerang, Banten, pada Sabtu (6/6). Seorang warga yang niatnya mau mengurus keperluan administrasi justru dikejutkan oleh pemandangan luar biasa santai di salah satu ruangan kantor kecamatan.

Gimana enggak emosi, pas warga masuk, terlihat jelas jam dinding baru menunjukkan pukul 09.00 WIB pagi. Jam segitu kan harusnya lagi produktif-produktifnya melayani masyarakat ya, guys. Tapi yang dilihat warga malah plot twist banget: sejumlah pegawai lagi asyik nge-game. Usut punya usut, ada oknum pegawai yang diduga sengaja membawa konsol PlayStation (PS) dari rumah demi bisa mabar (main bareng) di kantor.

Fasilitas Negara Dipakai Buat Keperluan Pribadi

“Listrik dan TV-nya dibiayai dari pajak rakyat, tapi kok malah dipakai buat kepentingan pribadi gini?” keluh warga yang menyaksikan langsung kejadian tersebut.

Aksi mereka dinilai sangat egois. Di saat masyarakat harus antre dan meluangkan waktu buat mengurus dokumen, para pelayan publik ini malah memanfaatkan televisi dan daya listrik kantor yang notabene dibayar pakai uang rakyat buat kesenangan sendiri. Netizen pun langsung menyerbu berita ini dengan komentar pedas, mengingat fungsi utama kantor kecamatan adalah sebagai pusat pelayanan masyarakat, bukan tempat rental game gratisan.

Alasan Klasik Pihak Kecamatan Bikin Publik Makin Geram

Melihat kejadian ini mulai ramai jadi perbincangan hangat, pihak Sekretaris Kecamatan Mauk akhirnya buka suara. Namun, bukannya langsung meminta maaf dan melakukan evaluasi internal, pembelaan dari pihak kecamatan justru bikin netizen makin gregetan. Pihak Sekcam berdalih kalau para pegawai tersebut bermain PS saat jam istirahat. Nggak cuma itu, mereka juga merasa kalau tindakan tersebut sah-sah saja karena menganggap tidak ada aturan tertulis yang melarang bawa game ke tempat kerja.

Padahal, bukti di lapangan menunjukkan waktu masih jam 9 pagi, yang mana itu masih masuk prime time alias jam kerja aktif para ASN, bukan waktu istirahat siang. Pembelaan yang terkesan ‘ngeles’ ini langsung dirujak warga karena dinilai menutup-nutupi kesalahan dan minim empati terhadap masyarakat yang butuh pelayanan cepat. Hingga kini, publik mendesak adanya sanksi tegas dari Pemkab Tangerang biar kejadian memalukan kayak gini nggak terulang lagi.

Anda mungkin suka

Tinggalkan Komentar