Home HukumMantan Kepala BGN Dadan Hindayana Cs Ditahan di Kejagung!

Mantan Kepala BGN Dadan Hindayana Cs Ditahan di Kejagung!

by CeritaBerita

Hari Rabu, (03/06), jagat media sosial langsung dihebohkan sama kabar dari Kejaksaan Agung (Kejagung) RI. Gak tanggung-tanggung, tiga mantan petinggi Badan Gizi Nasional (BGN)—yaitu Dadan Hindayana, Sony Sanjaya, dan Lodewyk Pusung—resmi ditangkap dan langsung masuk ruang pemeriksaan.

Menurut info valid dari sumber internal, tim penyidik Kejagung udah mulai bergerak jemput paksa ketiganya dari subuh buta, sekitar jam 04.00 WIB. Tapi, drama sempat terjadi pas tim mau mengamankan Sony Sanjaya. Mantan Wakil Kepala BGN itu ternyata gak ada di rumahnya pas dijemput. Usut punya usut, Sony terdeteksi lagi kabur ke luar kota buat menghindari pemeriksaan petugas.

“Ada yang lagi dikejar di daerah Jawa Barat. Jam 10 sudah semua (diamankan),” sumber internal tersebut.

Ketiga mantan pejabat ini diduga kuat terlibat praktik korupsi yang bikin tata kelola lembaga BGN rusak parah. Walau sempat ada aksi kejar-kejaran, per jam 10.00 WIB ketiganya dikabarkan udah berhasil diamankan dan pasrah di tangan penyidik.

Baca juga: Prabowo Copot Dadan Hindayana Sebagai Kepala BGN

Kantor Pusat BGN Lumpuh Total, Karyawan Terlantar di Trotoar

Gak cuma aksi jemput paksa yang bikin heboh, tim Kejagung ternyata udah duluan mengobrak-abrik Gedung Badan Gizi Nasional sejak pukul 02.00 WIB dini hari. Aksi penggeledahan besar-besaran ini otomatis bikin aktivitas di kantor BGN langsung lumpuh total totalitas!

Berdasarkan pantauan langsung di lokasi kejadian, gerbang utama gedung BGN tertutup rapat banget. Penjagaannya super ketat, dijagain sama petugas keamanan plus personel dari Kejaksaan. Efeknya, ratusan karyawan BGN yang datang pagi-pagi buat kerja malah kebingungan dan terpaksa telantar di trotoar jalan.

Para karyawan dilarang keras masuk ke area gedung karena tim penyidik lagi fokus melakukan sterilisasi buat nyari barang bukti tambahan terkait dugaan kasus korupsi ini.

“Sudah dari jam 2 dini hari tim dari Kejagung ada di sini,” kata salah satu petugas keamanan di lokasi.

Sementara itu, Pelaksana Harian Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejaksaan Agung, Jeffry, membenarkan adanya shock therapy subuh ini. Tapi, dia minta netizen dan publik buat sabar nunggu rilis resmi dari Kejagung. “Secara resmi nanti akan kami informasikan,” pungkas Jeffry singkat.

Artikel ini ditulis ulang berdasarkan sumber: suara.com tanpa mengubah fakta dari artikel aslinya.

Anda mungkin suka

Tinggalkan Komentar