Home Hukum & KriminalitasDiduga Tambang Bitcoin, Ruko di Bekasi Dibongkar

Diduga Tambang Bitcoin, Ruko di Bekasi Dibongkar

by CeritaBerita

Warga Kabupaten Bekasi baru-baru ini dihebohkan oleh kabar pembongkaran sebuah rumah toko (ruko) yang diduga kuat menjadi tempat aktivitas ‘tambang bitcoin’ ilegal. Ruko yang berlokasi di kawasan Perumahan Puri Cendana, Kecamatan Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi ini terpaksa ditindak tegas lantaran ketahuan melakukan pencurian aliran listrik dalam skala yang sangat besar. Pihak Perusahaan Listrik Negara (PLN) pun langsung mengambil langkah cepat dengan memutus total aliran listrik di lokasi tersebut.

Kabar mengenai pembongkaran ini dikonfirmasi langsung oleh Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Budi Hermanto, dalam keterangannya pada hari Kamis, (2/7). Menurut penjelasannya, proses penindakan ini dilakukan setelah pihak PLN berkoordinasi dengan kepolisian untuk mengamankan lokasi dan barang bukti. Petugas langsung menyita sejumlah kabel sambungan ilegal serta beberapa peralatan elektronik lainnya untuk dibawa ke Kantor PLN ULP Tambun sebagai bahan penyelidikan lebih lanjut.

Kecurigaan Petugas PLN dan Temuan Sambungan Ilegal 3 Fasa

Awal mula terbongkarnya kasus ini terjadi pada hari Selasa, (30/6). Saat itu, petugas pencatat meteran PLN yang sedang bertugas keliling merasa curiga dengan adanya kejanggalan pada pemakaian daya listrik di ruko tersebut yang sama sekali tidak sesuai dengan ketentuan resmi. Berangkat dari laporan kecurigaan tersebut, personel Satpamobvit Polres Metro Bekasi langsung dikerahkan untuk mendampingi dan mengawal ketat para petugas PLN ULP Tambun guna melakukan inspeksi mendadak ke lokasi kejadian.

Benar saja, begitu diperiksa bersama oleh petugas gabungan, mereka menemukan adanya kejanggalan berupa sambungan listrik ilegal tiga fasa yang dipasang secara sembunyi-sembunyi di ruko itu. Sambungan ilegal inilah yang digunakan untuk mengalirkan daya listrik secara gratis tanpa melewati meteran resmi. Pihak PLN yang merasa sangat dirugikan atas tindakan ini pun tidak tinggal diam dan langsung membuat laporan resmi ke Polres Metro Bekasi agar kasus ini diusut secara hukum.

Viral di Media Sosial dan Suhu Ruangan yang Super Panas

Sebelum rilis resmi dari pihak kepolisian keluar, video pembongkaran ruko ini ternyata sudah terlanjur viral dan menjadi perbincangan hangat di berbagai platform media sosial. Dalam rekaman video yang beredar luas di internet, terlihat jelas detik-detik saat petugas membongkar bagian dalam ruko yang dipenuhi oleh deretan mesin server komputer dalam kondisi lampu indikatornya masih menyala aktif.

@mudamudi.pc PLN baru saja membongkar dugaan pencurian listrik untuk aktivitas crypto mining di Bekasi. Sebanyak 12 unit server mining diamankan dan sambungan listrik ilegal langsung diputus. Kasus ini terungkap berawal dari laporan warga saat warga melakukan penataan bangunan liar di kawasan ruko. Setelah dilakukan pengecekan bersama perangkat lingkungan, ditemukan instalasi listrik yang masuk ke bangunan tanpa melalui meteran resmi. Selain merugikan negara, praktik seperti ini juga bisa membahayakan warga sekitar. Instalasi ilegal berisiko memicu korsleting hingga kebakaran karena tidak memenuhi standar keselamatan. Saat ini perangkat mining telah diamankan oleh PLN dan kasusnya akan diproses lebih lanjut sesuai ketentuan hukum. “Teknologi itu boleh berkembang, tapi keselamatan dan kepatuhan terhadap aturan tetap harus jadi prioritas”. #mudamudipc #puricendana #bitcoin #kripto #pln ♬ Dramatic Military – Starla Music

Berdasarkan informasi yang dihimpun di lapangan, suhu udara di dalam ruangan ruko tersebut terasa sangat panas menyengat. Hal ini terjadi akibat pengoperasian puluhan mesin server secara terus-menerus yang memakan daya listrik luar biasa besar, yakni diperkirakan mencapai 33.000 VA. Meski semua bukti digital mengarah ke sana, Kombes Budi Hermanto menyatakan bahwa pihak kepolisian hingga kini masih terus melakukan pendalaman dan belum bisa memastikan secara seratus persen apakah aktivitas di dalam ruko tersebut murni untuk menambang bitcoin atau ada keperluan lain.

Artikel ini ditulis ulang berdasarkan sumber: detik.com tanpa mengubah fakta dari artikel aslinya.

Anda mungkin suka

Tinggalkan Komentar