Kasus tragis kembali menyita perhatian publik di Kabupaten Semarang. Seorang remaja putri berinisial VA (17) bersama kekasihnya, WAP (18), nekat menguburkan bayi hasil hubungan mereka secara diam-diam. Peristiwa memilukan ini terungkap setelah jasad bayi tersebut ditemukan oleh ayah dari WAP sendiri di sebuah kebun kawasan Bandungan.
Awal Mula Kejadian dan Penemuan Jasad Bayi
Kejadian berawal pada (3/9) sekitar pukul 02.30 WIB. VA yang baru saja lulus SMA terpaksa melahirkan seorang diri di dalam kamar mandi rumahnya. Karena dilanda rasa takut dan panik jika perbuatannya diketahui keluarga, proses persalinan dilakukan secara terburu-buru. VA bahkan nekad menarik paksa sang bayi dari rahimnya.
Setelah lahir, VA membersihkan bayi tersebut, membungkusnya dengan daster, lalu memasukannya ke dalam kantong plastik hitam. Bayi itu sempat diletakkan di bawah gerobak atau angkong di samping rumah sebelum akhirnya dikubur.
Tak disangka, keberadaan gundukan tanah mencurigakan di kebun justru menarik perhatian ayah WAP yang saat itu sedang mencari rumput. Setelah dicek, ia terkejut menemukan jasad bayi yang tak lain adalah cucunya sendiri.
Hasil Autopsi Kepolisian dan Ancaman Hukum
Kasat Reskrim Polres Semarang, AKP M. Bodia Teja Lelana, dalam konferensi pers pada Rabu, (9/9), menjelaskan bahwa berdasarkan hasil autopsi, bayi tersebut meninggal akibat kekurangan napas akibat proses penarikan paksa saat persalinan. Pihak kepolisian menegaskan bayi tersebut sebenarnya memiliki peluang hidup yang besar apabila dilahirkan secara normal dan mendapat penanganan medis yang layak.
Kini, pasangan sejoli tersebut harus mempertanggungjawabkan perbuatan mereka di hadapan hukum untuk menjalani proses pemeriksaan lebih lanjut di Polres Semarang.