Home ArtikelBahaya Karoshi: Mati Karena Beban dan Waktu Kerja yang Brutal

Bahaya Karoshi: Mati Karena Beban dan Waktu Kerja yang Brutal

by CeritaBerita

Kalian pernah denger istilah Karoshi? Kalau belum, mending lo baca ini sambil tarik napas dalem-dalem. Karoshi itu istilah dari Jepang yang artinya horor banget: “Mati karena keberatan kerja”.

Dulu, Jepang emang terkenal punya budaya kerja yang hardcore abis pasca Perang Dunia II. Para salaryman alias pegawai kantoran di sana dianggap pahlawan yang bangun ekonomi negara. Tapi bayarannya mahal banget: mereka harus loyal total, berangkat pagi buta, lembur sampe tipes, bahkan harus ikut sesi minum-minum sama bos sampe tengah malem. Hasilnya? Banyak yang kena serangan jantung, stroke, sampe mutusin buat bunuh diri karena stresnya nggak ngotak (ini disebut karojisatsu).

Tapi jangan pikir ini cuma masalah orang Jepang doang! Dilansir dari IFL Science dan data WHO, fenomena ini ternyata udah jadi masalah global yang makin “senyap” tapi mematikan. Rabu (22/4/2026)

Fakta horor Karoshi yang perlu lo tahu sekarang makin ngeri karena kerja 55 jam atau lebih per minggu bisa ningkatin risiko stroke sampe 35% dan penyakit jantung 17% dibanding jam kerja normal, apalagi sekarang korbannya bukan cuma bapak-bapak tapi juga banyak cewek muda—kayak kasus viral Matsuri Takahashi yang lembur 100 jam sebulan—ditambah lagi kemajuan teknologi dan sistem kerja remote malah bikin batas antara kantor sama rumah makin burem sampai-sampai chat kerjaan jam 9 malem pun jadi pemicu kelelahan yang mematikan.

Fenomena Karoshi ini bisa kejadian bukan cuma karena capek fisik akibat kerjaan yang brutal doang, tapi lebih ke akumulasi dari beban stres mental yang berat akibat tekanan dari bos atau persaingan kantor, yang makin parah kalau dibarengi gaya hidup nggak sehat seperti kurang tidur, pola makan asal-asalan, serta jarang olahraga.

Di Jepang sendiri, pemerintah sebenernya udah mulai ngetatin aturan, tapi ya gitu, perubahannya masih lelet banget. Malah ada kekhawatiran bakal balik lagi ke budaya lama kalau pemimpinnya bangga cuma tidur 2 jam sehari.

Self-care is not selfish, guys. Jangan sampe nama lo jadi statistik Karoshi berikutnya ya! Gimana, hari ini udah lembur berapa jam?

Anda mungkin suka

Tinggalkan Komentar