Home BeritaBandara Soetta Perketat Skrining, Antisipasi Wabah Hantavirus

Bandara Soetta Perketat Skrining, Antisipasi Wabah Hantavirus

by CeritaBerita

Belum move on banget dari trauma pandemi kemarin, eh sekarang ada lagi yang bikin ketar-ketir. Hari Selasa, (12/05), otoritas kesehatan kita resmi naikin status waspada gara-gara Hantavirus. Balai Besar Kekarantinaan Kesehatan (BBKK) Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta) langsung pasang badan buat ngejagain gerbang masuk tanah air.

Langkah “sat-set” ini diambil setelah ada laporan horor dari WHO soal penumpang kapal pesiar MV Hondius yang meninggal gara-gara virus ini. Nggak mau kecolongan, Bandara Soetta langsung ngincer penumpang yang datang dari empat negara “merah”, yaitu Amerika Serikat, Argentina, Uruguay, dan Panama.

Skrining Super Ketat di Soetta

Kepala BBKK Bandara Soetta, Naning Nugrahini, menegaskan bahwa pengawasan kini semakin ekstra melalui beberapa prosedur wajib, mulai dari pengisian deklarasi kesehatan di aplikasi Satu Sehat hingga pemantauan suhu tubuh secara ketat lewat thermal scanner. Jika ditemukan penumpang dengan suhu tinggi atau gejala mencurigakan, petugas telah menyiagakan ambulans khusus penyakit menular untuk segera merujuk pasien ke ruang evakuasi guna penanganan lebih lanjut.

“Pokoknya kita pantau fisiknya, kalau ada indikasi medis, dokter langsung turun tangan di jalur khusus,” tegas Naning di Tangerang.

Tenang, Bukan Pandemi Kayak Covid!

Tapi jangan panik dulu sampe borong masker se-RT ya! Ahli epidemiologi WHO, Maria van Kerkhove, udah negesin kalau Hantavirus ini bukan awal pandemi baru kayak Covid-19. Bedanya apa? Kalau Covid kan lewat udara, nah si Hanta ini biasanya nyebar lewat “oleh-oleh” hewan pengerat alias tikus, kayak kencing, liur, atau kotorannya.

Meski emang ada temuan langka di strain Amerika Latin yang bisa nular antar-manusia kalau kontaknya deket banget, tapi secara umum pola penyebarannya beda jauh sama virus corona.

Tragedi di kapal pesiar MV Hondius yang makan korban tiga orang (warga Belanda dan Jerman) emang menyedihkan, tapi pemerintah kita udah gerak cepat biar virus ini nggak ikutan “liburan” ke Indonesia. Jadi, buat kalian yang mau traveling, tetep jaga kebersihan dan pastikan nggak main-main sama tikus di luar negeri ya!

Artikel ini ditulis ulang berdasarkan sumber: kompas.com tanpa mengubah fakta dari artikel aslinya.

Anda mungkin suka

Tinggalkan Komentar