Dinas Kesehatan (Dinkes) DKI Jakarta baru aja mengonfirmasi kalau mereka nemuin tiga kasus positif Hantavirus di Jakarta. Info ngeri ini disampaikan langsung oleh pihak Dinkes pada Selasa, (19/05/2026).
Gak cuma tiga orang yang udah positif, ternyata radar Dinkes juga mendeteksi ada enam orang warga lainnya yang berstatus suspek alias bergejala dan sekarang lagi dipantau ketat banget.
“Untuk update kasus hantavirus di Jakarta sampai saat ini kita masih menemukan ada tiga kasus positif. Tapi ada enam suspek yang masih terus kami monitor,” ujar Ani perwakilan dari Dinkes DKI Jakarta.
Buat yang belum tahu, Hantavirus ini bukan virus sembarangan. Virus ini ditularkan lewat tikus, bisa dari kotorannya, air liur, urine, sampai gigitan langsung dari hewan pengerat tersebut. Kebayang kan kalau lingkungan rumah kita banyak tikus berkeliaran? Serem banget!
Dinkes DKI Langsung Terbitkan SE, Tunjuk RSUD Khusus Buat Monitoring Ketat
Melihat situasi yang mulai bikin ketar-ketir ini, Dinkes DKI Jakarta gak mau kecolongan. Menindaklanjuti arahan dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes), mereka langsung menerbitkan surat edaran (SE) kewaspadaan Hantavirus ke seluruh fasilitas kesehatan dan puskesmas yang ada di Jakarta.
Gak cuma itu, beberapa Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) di Jakarta juga disulap jadi “rumah sakit sentinel”. Tugasnya adalah buat memperketat pemantauan dan gercep menangkap kalau ada kasus suspek baru di tengah masyarakat.
Dinkes juga menyiagakan Tim Gerak Cepat buat memperkuat sistem kewaspadaan dini kalau seandainya ada lonjakan kasus yang signifikan. Nah, biar kita gak ketularan, Ani mengimbau banget agar seluruh warga Jakarta rajin menerapkan pola hidup bersih dan sehat (PHBS). Jaga kebersihan rumah dari tikus, dan jangan malas cuci tangan pakai sabun di air mengalir ya, Gengs! Tetap jaga kesehatan!
Artikel ini ditulis ulang berdasarkan sumber: liputan6.com tanpa mengubah fakta dari artikel aslinya.