Home Hukum & KriminalitasTega! Wanita Cikarang Babak Belur Dianiaya Pacar Sendiri

Tega! Wanita Cikarang Babak Belur Dianiaya Pacar Sendiri

by CeritaBerita

Nasib naas harus dialami oleh seorang perempuan muda berinisial TS, warga Cikarang Utara, Kabupaten Bekasi. Niat hati ingin menjalin hubungan asmara yang harmonis, TS justru menjadi korban kekerasan fisik yang amat brutal. Pelaku yang menganiaya dirinya hingga babak belur diduga tak lain adalah kekasihnya sendiri.

Peristiwa kelam ini terjadi pada Rabu, (8/7) lalu. Hingga saat ini, belum diketahui pasti apa yang menjadi pemicu utama di balik pertikaian tersebut. Secara tiba-tiba, pelaku tega melayangkan pukulan demi pukulan ke arah korban secara membabi buta. Akibat aksi kasar tersebut, wajah, tangan, hingga sekujur tubuh TS mengalami luka lebam yang cukup parah.

Langkah Hukum dan Harapan Keluarga Korban

Dampak dari kejadian tragis ini tak hanya meninggalkan rasa sakit pada fisik korban. Kondisi psikis TS pun ikut terguncang berat akibat trauma mendalam yang dirasakannya. Setelah tidak sanggup lagi menahan perlakuan kasar sang kekasih, TS akhirnya memberanikan diri untuk mengambil langkah tegas.

Dengan didampingi oleh sang ibu serta anggota keluarga lainnya, TS resmi melaporkan kejadian penganiayaan ini ke pihak Kepolisian. Langkah hukum ini diambil dengan keberanian penuh agar peristiwa serupa tidak terulang kembali dan pelaku bisa segera ditindak.

Saat ini, pihak keluarga sudah secara resmi menyampaikan laporan ke Polres Metro Bekasi, Cikarang. Langkah cepat ini juga diambil karena muncul rasa khawatir dan takut apabila pelaku melarikan diri saat didatangi oleh pihak keluarga korban.

Pihak keluarga dengan sangat tegas memohon bantuan serta keadilan kepada Aparat Penegak Hukum. Mereka berharap para petugas dapat bertindak cepat, responsif, dan mengusut tuntas kasus kekerasan ini sesuai dengan undang-undang yang berlaku di Negara Kesatuan Republik Indonesia. Bagi keluarga, keadilan yang ditegakkan adalah satu-satunya cara untuk memberikan rasa aman dan pemulihan bagi masa depan korban.

Anda mungkin suka

Tinggalkan Komentar