Home HukumSempat Sakit, Ambu ARM Akhirnya Datangi Kejari Purwakarta

Sempat Sakit, Ambu ARM Akhirnya Datangi Kejari Purwakarta

by CeritaBerita

Kasus dugaan korupsi lagi-lagi bikin heboh jagat politik lokal nih. Setelah sempat mangkir pekan lalu, Mantan Bupati Purwakarta yang akrab disapa Ambu ARM akhirnya resmi memenuhi panggilan Kejaksaan Negeri (Kejari) Purwakarta pada Senin (25/05). Kedatangan mantan orang nomor satu di Purwakarta ini terkait erat sama pengusutan kasus dugaan gratifikasi mobil mewah yang lagi gencar diselidiki pihak kejaksaan.

Pantauan di lokasi kejadian, Ambu ARM tiba di kantor Kejari Purwakarta sekitar pukul 09.40 WIB. Gak sendirian, beliau datang dengan pengawalan ketat dan didampingi oleh tiga orang penasihat hukumnya. Begitu mobil hitam bernomor polisi B 1978 KCS yang ditumpanginya berhenti di halaman kantor Kejari, suasana langsung riuh karena puluhan awak media sudah menyemut di sana sejak pagi buta buat nungguin momen penting ini.

Menariknya, alih-alih tegang atau menutup muka seperti kebanyakan pejabat yang terseret kasus hukum, ARM justru terlihat sangat tenang dan santai menghadapi serbuan kamera wartawan. Sambil pamer senyum tipis, beliau bahkan menyempatkan diri buat menyapa dan bersalaman dengan para pemburu berita sebelum melangkah masuk ke dalam gedung.

“Sehat Om, Ambu ke dalam dulu ya,” ujar ARM dengan nada santai sambil menjabat tangan awak media.

Pagi itu, ARM tampil rapi mengenakan kerudung putih yang dipadukan dengan baju batik warna krem serta celana panjang cokelat. Penampilannya yang modis dan pembawaannya yang kelewat tenang langsung jadi sorotan netizen di media sosial.

Sempat Mangkir Karena Sakit, Kejari Sita Mobil Innova Hybrid!

Usut punya usut, pemeriksaan yang digelar pada hari Senin ini ternyata merupakan panggilan kedua dari pihak penyidik kejaksaan. Pada agenda pemeriksaan pekan lalu, mantan bupati ini sempat absen alias mangkir dari panggilan dengan dalih kondisi kesehatannya lagi kurang fit atau sakit. Namun kali ini, ARM gak bisa mengelak lagi dan harus kooperatif memberikan keterangan di hadapan penyidik.

Kasus dugaan gratifikasi ini sendiri sebenarnya mulai mencuat ke publik setelah tim Kejari Purwakarta melakukan aksi berani dengan menyita satu unit mobil mewah Toyota Innova Hybrid bernomor polisi T 1507 CA. Mobil mahal tersebut diduga kuat merupakan barang bukti hasil praktik gratifikasi alias ‘hadiah’ ilegal dari pihak tertentu yang berkaitan erat dengan lingkungan Pemerintah Kabupaten Purwakarta selama masa jabatannya.

Hingga berita ini diturunkan, proses pemeriksaan di dalam gedung Kejari Purwakarta masih berlangsung tertutup dan super ketat. Pihak kejaksaan sendiri berjanji bakal mengusut tuntas aliran dana dan siapa saja oknum yang terlibat dalam lingkaran hitam gratifikasi mobil mewah ini. Kita tunggu aja ya gaes, update kelanjutan kasusnya!

Anda mungkin suka

Tinggalkan Komentar