Home BeritaBNN Gandeng BPJPH Pekerjakan Mantan Pecandu Narkoba

BNN Gandeng BPJPH Pekerjakan Mantan Pecandu Narkoba

by CeritaBerita

Keluar dari tempat rehabilitasi narkoba ternyata nggak langsung bikin hidup mantan pecandu tenang. Badan Narkotika Nasional (BNN) RI blak-blakan nyebut kalau stigma sosial dari masyarakat dan susahnya akses cari kerjaan masih jadi dua faktor utama yang bikin mereka rentan stres. Padahal, punya kerjaan itu penting banget buat modal mereka hidup mandiri sekaligus mencegah risiko kambuh lagi alias relapse.

Melihat fenomena pelik ini, Kepala BNN RI, Komisaris Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto, langsung gerak cepat. BNN RI kini lagi menjajaki kerja sama epik bareng Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) RI. Rencana keren ini dibahas langsung dalam pertemuan antara Suyudi dan Kepala BPJPH, Ahmad Haikal Hasan, di Kantor Pusat BPJPH, Jakarta, pada Kamis (21/05).

“Kesempatan kerja menjadi salah satu faktor penting dalam mendukung keberlanjutan proses pemulihan sekaligus membantu mantan pecandu terhindar dari risiko kekambuhan,” ujar Suyudi dikutip dari Antara pada Senin (25/05).

Nah, lewat kolaborasi ini, para mantan pecandu yang udah lulus rehab bakal diberdayakan buat jadi Pendamping Proses Produk Halal (PPPH). Tugas mereka nantinya adalah mendampingi para pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) buat ngurus sertifikasi halal. Kepala BPJPH, Ahmad Haikal Hasan, menyambut baik ide ini karena sebelumnya mereka juga sukses menjalankan program serupa bareng mantan warga binaan lapas yang juga kesulitan cari kerja.

Waspada Modus Baru: Liquid Vape Mulai Disusupi Narkoba Cair!

Selain ngomongin soal lapangan kerja, dalam pertemuan di Jakarta tersebut, Jenderal Suyudi juga membagikan info yang bikin kita wajib ekstra waspada. Beliau menyoroti perkembangan zaman di mana sindikat narkoba sekarang makin kreatif tapi keblinger. Salah satu yang paling diwanti-wanti adalah media liquid vape atau cairan rokok elektrik yang kini mulai disalahgunakan jadi kedok baru buat mengonsumsi narkotika.

Para bandar nakal sengaja memproduksi narkoba dalam bentuk cair biar bisa dipakai lewat perangkat vape, yang sialnya saat ini justru dianggap sebagai bagian dari gaya hidup modern anak muda. Makanya, BNN berharap BPJPH bisa ikutan mendukung penuh proteksi produk agar generasi muda nggak terjebak modus baru ini.

Di akhir obrolan, BNN RI dan BPJPH sepakat buat meresmikan langkah ini lewat penyusunan Nota Kesepahaman alias MoU. Sinergi lintas lembaga ini diharapkan bisa bikin para mantan pecandu kembali produktif, diterima lingkungan, dan yang paling penting: Indonesia bisa makin bersih dari narkoba!

Artikel ini ditulis ulang berdasarkan sumber: kompas.com tanpa mengubah fakta dari artikel aslinya.

Anda mungkin suka

Tinggalkan Komentar