Home BeritaPulang Dari Bangkok, 10 WNI Positif Narkoba

Pulang Dari Bangkok, 10 WNI Positif Narkoba

by CeritaBerita

Senin (8/6) sekitar jam 21.00 WIB, suasana di Terminal Kedatangan Internasional Bandara Soekarno-Hatta (Soetta), Tangerang, Banten, mendadak tegang. Tim gabungan dari Badan Narkotika Nasional (BNN RI), Imigrasi, Bea Cukai, dan Polres Bandara Soetta lagi ngadain Operasi Sekuens “Sapu Bersih Narkotika”. Operasi keren ini emang sengaja digelar buat memperketat pintu masuk negara menjelang Hari Anti Narkotika Internasional 2026.

Nah, berkat info valid dari pihak Imigrasi Bandara Soetta, petugas langsung mencari tahu satu pesawat yang baru mendarat dari Bangkok, Thailand. Awalnya, ada 14 penumpang WNI yang dicurigai dan langsung digiring buat pemeriksaan lebih lanjut, termasuk tes urine. Sebanyak 10 orang di antaranya dinyatakan positif mengonsumsi zat narkotika. Sementara 4 orang sisanya aman alias negatif, jadi boleh langsung pulang.

Daftar Inisial dan Temuan Serbuk Mencurigakan

Penasaran siapa aja mereka? BNN ngerilis inisial 10 penumpang yang apes ini, yaitu M.M, FR, GAS, MA, ASM, DP, HP, MI, AN, dan RA. Isi “koktail” zat yang ada di tubuh mereka juga nggak main-main, mulai dari metamfetamina, THC, amfetamina, kokain, sampai zat adiktif lainnya. Gokil, bervariasi banget ya.

Nggak cuma tes urine, barang bawaan mereka juga digeledah sama petugas. Nah, pas giliran koper pemilik HP dibuka, petugas nemuin serbuk misterius seberat 22 gram yang diduga ketamin. Memang sih, ketamin itu nggak masuk golongan narkotika menurut undang-undang kita, tapi BNN nggak mau kecolongan. Barang itu tetep disita buat pendalaman dan uji laboratorium lebih lanjut. Akhirnya, ke-10 orang ini langsung diangkut ke Kantor BNN RI buat diinterogasi.

Usut punya usut, operasi tangkap tangan ini ternyata hasil pengembangan dari kasus kakap sebelumnya. Pada rabu (3/6) lalu, tim gabungan sempat nangkep dua bule asal Rusia berinisial KK (52) dan SK (40) di Bali. Dua WNA ini sempet drama melarikan diri pake mobil sampai terguling, sebelum akhirnya diringkus dengan barang bukti hashish segede gaban, yaitu 7,8 kg brutto yang diduga diselundupkan dari Thailand. Nah, dari sinilah jaringan mereka mulai kelacak sampai ke kurir atau pengguna lokal.

Nasib Akhir: Langsung Dipulangkan untuk Rehabilitasi

Terus, gimana nasib 10 WNI ini sekarang? Setelah dilakukan asesmen medis dan gelar perkara oleh tim BNN pada Rabu, 10 Juni 2026, mereka ternyata dikategorikan sebagai penyalah guna kategori ringan alias cuma “coba-coba pakai”.

Untungnya mereka nggak langsung dijeblosin ke sel tahanan. BNN mengambil langkah humanis dengan mewajibkan mereka menjalani rehabilitasi rawat jalan di Klinik IPWL BNN RI Cawang, Jakarta. Tepat hari Rabu kemarin jam 07.30 WIB, mereka udah dipulangkan ke rumah masing-masing dengan syarat ketat: wajib ngikutin program rehab dan wajib lapor secara rutin.

Kepala BNN RI, Komjen Suyudi Ario Seto, menegaskan kalau operasi ini adalah bukti nyata negara hadir buat ngelindungin generasi muda dari bahaya narkoba. Beliau juga ngasih jempol dan apresiasi tinggi buat sinergi mantap antara Imigrasi, Bea Cukai, dan Polri. Kedepannya, pengawasan di batas negara bakal makin diperketat biar Indonesia makin bersih dari narkoba. Stay safe dan jauhi narkoba ya.

Artikel ini ditulis ulang berdasarkan sumber: detik.com tanpa mengubah fakta dari artikel aslinya.

Anda mungkin suka

Tinggalkan Komentar