Komisi III DPR dan Pemerintah akhirnya resmi menggelar rapat pengambilan keputusan tingkat I buat revisi Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2002 tentang Kepolisian Negara Republik Indonesia (UU Polri). Rapat super penting ini diadakan langsung di ruang rapat Komisi III DPR, kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, pada Selasa (9/6). Suasana rapat bener-bener cair tapi tetep serius pas dipimpin langsung sama Ketua Komisi III DPR, Habiburokhman.
Yang bikin heboh, semua fraksi di Komisi III DPR kompak satu suara alias sepakat banget buat bawa RUU Polri ini ke rapat paripurna selanjutnya. Gak ada drama penolakan, semuanya langsung gas pol! Rapat ini juga dihadiri sama pejabat penting pemerintah, kayak Wamensesneg Bambang Eko Suhariyanto dan Wamenkum Eddy Hiariej yang ikut ngawal jalannya pembahasan dari awal sampe akhir.
Awalnya, Panja alias Panitia Kerja nyampein laporan mereka soal pembahasan RUU Polri ini. Habiburokhman ngejelasin kalau Panja udah kerja keras bahas naskah rancangan undang-undang lewat Daftar Inventarisasi Masalah (DIM) yang jumlahnya total ada 112. Rinciannya tuh ada 32 DIM tetap, 36 DIM redaksional, 12 DIM substansi, 24 DIM dihapus, dan ada 8 DIM substansi baru. Biar gak ribet dan makin efisien, Panja make metode klasterisasi buat ngelompokkin pokok pembahasan. Mantap banget kan polanya?
Nah, setelah dengerin pandangan dari semua fraksi yang kompak bilang ‘yes’, Habiburokhman langsung nanya ke forum buat mastiin persetujuan. “Apakah naskah RUU tentang Polri dapat dilanjutkan pada pembicaraan tingkat dua?” tanya dia. Sontak, semua peserta rapat langsung teriak “Setuju!” dengan kompak.
Aturan Pensiun Dirombak Total, Bintang 4 Spesial?
Terus, apa sih emangnya yang berubah di RUU Polri baru ini sampai bikin geger? Ternyata, salah satu poin paling krusial yang diubah tuh soal batas usia pensiun buat para anggota polisi. Wamenkum Eddy Hiariej ngebocorin kalau khusus buat perwira tinggi bintang 4, usia pensiun paling tinggi sekarang dibikin jadi 60 tahun. Istimewanya lagi, ini bisa diperpanjang 1 tahun atau bahkan bisa disesuaikan lagi sama kebutuhan yang ditetapkan langsung berdasarkan Keputusan Presiden (Keppres).
Gak cuma itu, aturan peralihan soal masa pensiun juga diatur detail banget biar gak ada yang bingung pas undang-undang ini mulai berlaku. Pertama, buat anggota Polri yang pas UU ini ketok palu udah berumur 56 tahun, aturan pensiun baru langsung berlaku buat mereka. Kedua, buat anggota yang udah berumur 57 tahun, masa pensiunnya bakal dapet bonus perpanjangan sampe umur 59 tahun.
Terakhir, buat anggota Polri yang bakal menginjak usia 58 tahun di tahun ini, masa dinas mereka juga bisa diperpanjang sampai usia 59 tahun. Aturan main ini bakal resmi berlaku sejak tanggal UU ini diundangkan.
Artikel ini ditulis ulang berdasarkan sumber: detik.com tanpa mengubah fakta dari artikel aslinya.