Kejadian apes sekaligus tragis menimpa seorang pria berinisial RWP (40). Ia ditangkap warga setelah nekat menggasak uang tunai sebesar Rp 20 juta di sebuah toko emas. Peristiwa pencurian ini terjadi di area Pasar Pucung, Cilodong, Kota Depok, pada Selasa, (7/7).
Kabar penangkapan RWP pun mendadak viral di media sosial. Video rekaman detik-detik penangkapan pelaku sempat beredar luas dan ramai diperbincangkan di Instagram pada hari yang sama. Latar belakang RWP yang ternyata seorang lulusan (S2) makin membuat publik terperanjat.
Terdesak Utang Pinjol dan Tiga Tahun Menganggur
Setelah diserahkan ke pihak kepolisian, fakta pilu di balik aksi nekat RWP mulai terungkap. Pria berusia 40 tahun ini mengaku terdesak oleh tumpukan utang di aplikasi pinjaman online (pinjol) serta kesulitan memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari.
RWP sebenarnya sempat memiliki karier yang baik sebagai pekerja kantoran. Namun, nasib buruk menimpanya ketika ia terkena pemutusan hubungan kerja (PHK). Setelah dipecat, ia kesulitan mendapatkan pekerjaan baru dan terpaksa menganggur selama tiga tahun terakhir. Tanpa penghasilan tetap dan terus dikejar bunga pinjol yang membengkak, lulusan S2 ini akhirnya gelap mata dan nekat menyasar toko emas di Pasar Pucung.
Menodong Pistol Mainan hingga Diamuk Massa
Aksi RWP saat membobol toko emas berjalan penuh kepanikan. Dalam upayanya melancarkan aksi kejahatan tersebut, ia sempat menodongkan senjata ke arah korban agar bisa menggasak uang tunai puluhan juta rupiah dari lokasi.
Namun, pelariannya tidak berjalan mulus. Saat berusaha kabur membawa hasil curian, warga sekitar langsung sigap menghadangnya. RWP sempat mencoba menakut-nakuti kerumunan dengan kembali menodongkan senjatanya. Beruntung, warga menyadari bahwa senjata yang digunakannya hanyalah sebuah pistol mainan.
Mengetahui hal tersebut, warga yang terlanjur emosi tanpa ampun langsung meringkus dan memukuli pelaku di tempat. Video saat RWP dikepung dan dipukuli warga inilah yang kemudian beredar luas di platform Instagram. Pelaku yang babak belur akhirnya langsung diamankan oleh petugas kepolisian yang tiba di lokasi kejadian.
Kini, pria lulusan S2 tersebut harus bersiap menginap di balik jeruji besi untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya secara hukum. Kejadian ini menjadi ikhtibar pahit bahwa tekanan ekonomi dan jeratan utang pinjol bisa membuat seseorang mengambil keputusan nekat yang merusak masa depannya sendiri.