Jagat media sosial warga Bandung lagi gempar banget, nih! Sebuah potongan video amatir mendadak viral dan jadi omongan di mana-mana. Video itu memperlihatkan aksi seorang oknum lurah di Kota Bandung yang lagi emosi, marah-marah nggak jelas saat mendatangi sebuah puskesmas. Sungguh sebuah pemandangan yang nggak patut dicontoh ya.
Berdasarkan info yang beredar, insiden memalukan ini ternyata terjadi di wilayah Babakan Ciparay, Kota Bandung, sekitar awal Mei 2026 lalu. Dalam video fyp tersebut, si pak lurah kelihatan datang bareng beberapa orang dan langsung bikin keributan di area puskesmas. Suasana yang tadinya adem ayem seketika berubah jadi tegang kuadrat!
Sampai sekarang, emang belum ketahuan pasti apa sih pemicu utama yang bikin pak lurah ini sampai tega ngamuk-ngamuk di fasilitas kesehatan. Tapi yang bikin netizen geram, di potongan video itu dia kelihatan emosi banget sampai nunjuk-nunjuk muka beberapa orang di sana. Untungnya, ada beberapa pihak di lokasi yang langsung tanggap dan mencoba buat menenangkan si pak lurah biar nggak makin berbuat nekat.
Klarifikasi Dua Arah: Bakal Diperiksa dan Nggak Boleh Asal Tuduh!
Menanggapi video yang udah terlanjur viral dan bikin gaduh ini, Kepala BKPSDM Kota Bandung, Evi Hendarin, akhirnya angkat bicara pada Selasa (2/6) kemarin. Evi mengaku kalau pihaknya emang baru banget tahu dan dapet rekaman video tersebut, makanya mereka nggak mau gegabah dalam mengambil keputusan.
“Kalau tentang video yang beredar itu, saya juga belum mendapatkan laporan secara pasti. Tapi saya baru mendapatkan videonya, dan kami tentunya akan mengklarifikasi kepada yang bersangkutan terkait dengan hal yang terjadi sebenarnya di lokasi seperti apa,” ungkap Evi pas memberikan keterangan ke media.
Biar adil dan nggak simpang siur, pihak BKPSDM bakal melakukan pemeriksaan dua arah. Artinya, semua pihak yang ada di dalam video itu bakal dimintain keterangan biar kronologi aslinya bisa ketahuan secara utuh. Tapi terlepas dari apa pun masalahnya, Evi menegaskan kalau aksi ngamuk-ngamuk pak lurah ini udah pasti menyalahi etika sebagai ASN.
Sebagai pejabat publik di wilayah yang sering ngadepin banyak masalah warga, harusnya si lurah bisa lebih sabar dan kepala dingin, bukannya malah pamer aksi arogan yang dinilai buruk oleh masyarakat. Duh, kita tunggu aja deh ya kelanjutan klarifikasinya, semoga masalahnya cepat kelar!