Ada kabar heboh nih dari BNI soal kasus penggelapan dana anggota Credit Union (CU) Paroki Aek Nabara di Rantauprapat yang jumlahnya nggak main-main, nyampe Rp28 miliar! Gara-gara ulah oknum nakal ini, BNI langsung gercep minta maaf dan janji bakal beresin pengembalian dana nasabah sesuai prosedur hukum yang berlaku.
Direktur BNI, Munadi Herlambang, ngejelasin kalau kasus ini sebenernya kebongkar berkat pengawasan internal mereka sendiri dari bulan Februari 2026. Si pelaku juga udah diringkus polisi dan jadi tersangka. Usut punya usut, ternyata produk yang dipake pelaku itu produk “abal-abal” alias nggak resmi dan nggak kedaftar di sistem BNI. Jadi, ini murni kelakuan oknum di luar prosedur bank, tapi BNI tetep nunjukin itikad baik dengan mulai balikin dana awal ke pihak CU.
Baca juga: Suster Natalia Tuntut BNI Kembalikan Rp28 Miliar Uang Gereja
Pihak BNI juga wanti-wanti banget ke kita semua buat lebih melek finansial. Direkturnya, Rian Eriana Kaslan, ngingetin jangan gampang kepincut iming-iming bunga gede yang nggak masuk akal atau transaksi lewat jalur belakang. Pokoknya kalau mau aman, cek semuanya lewat aplikasi wondr by BNI, website resmi, atau dateng langsung ke cabang. Intinya, dana nasabah di produk resmi BNI mah tetep aman terkendali, yang penting kitanya jangan gampang kena scam!