Setelah publik dihebohkan dengan kasus di FH UI, kini giliran dunia maya diguncang oleh potongan video penampilan Orkes Semi Dangdut (OSD) dari Himpunan Mahasiswa Tambang (HMT) Institut Teknologi Bandung (ITB). Video tersebut memicu kemarahan netizen karena lirik lagunya dianggap melecehkan martabat perempuan.
Potongan video yang beredar memperlihatkan penampilan unit musik OSD menyanyikan lagu berjudul “Erika”. Siapa sangka, lagu yang diciptakan sejak tahun 1980-an ini justru menjadi bumerang bagi HMT-ITB di masa kini. Netizen beranggapan bahwa sebagai kaum terpelajar, mahasiswa tidak seharusnya membawakan konten yang merendahkan perempuan, meski dalam balutan hiburan atau seni.
“Tidak ada kata maklum untuk pelecehan, mau itu lewat lagu atau apa pun!” tulis salah satu komentar pedas warganet yang geram.
Menanggapi kegaduhan tersebut, pihak HMT-ITB langsung merilis pernyataan resmi pada Rabu (15/4/2026). Mereka mengakui adanya kelalaian dalam menyaring konten yang dibawakan, terutama terkait perkembangan norma sosial saat ini.
“Kami menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya. Kami menyadari bahwa konten tersebut tidak mencerminkan nilai-nilai akademik dan kami tidak membenarkan tindakan yang merendahkan martabat individu,” tulis pernyataan resmi HMT-ITB.
Pihak kampus dan himpunan tidak tinggal diam. Saat ini, koordinasi tengah dilakukan untuk menurunkan (take down) semua konten audio dan video terkait lagu tersebut dari kanal resmi maupun akun pribadi yang terafiliasi. Bahkan, video dari tahun 2020 yang kembali mencuat juga ikut dihapus.
HMT-ITB berjanji akan melakukan evaluasi internal secara menyeluruh terhadap standar pedoman organisasi agar kejadian serupa tidak terulang kembali di lingkungan kampus kebanggaan warga Bandung tersebut.