Home BeritaBikin Resah Warga, Dua Pocong Ini Resmi Diciduk

Bikin Resah Warga, Dua Pocong Ini Resmi Diciduk

by CeritaBerita

Warga Jakarta Timur sempat dibuat heboh sama kelakuan dua orang yang nekat dandan ala hantu pocong. Tapi tenang, ini bukan makhluk halus beneran, melainkan cuma modus baru buat nyari duit alias ngamen. Aksi cari perhatian yang dinilai kelewat batas ini akhirnya resmi berakhir setelah mereka berdua kena garuk petugas yang lagi lewat.

Peristiwa ini terjadi di kawasan Pondok Kopi, Jakarta Timur, pada Selasa (2/6), sekitar pukul 18.18 WIB. Dua pemuda di balik kostum kain kafan tersebut diketahui berinisial AF yang berumur 21 tahun dan RR yang masih berusia 16 tahun. Bukannya bikin kasihan, kelakuan mereka malah bikin warga yang melintas di sekitar lokasi jadi parno dan resah.

Berawal dari Tren Viral Berujung Diangkut ke Panti Sosial

Penertiban ini berawal pas petugas Tim Reaksi Cepat (TRC) Petugas Penanganan Sosial (P3S) Sudinsos Jakarta Timur lagi melakukan patroli rutin di wilayah tersebut. Komandan Regu P3S Sudinsos Jaktim, Kurniawan, ngejelasin kalau belakangan ini fenomena ngemis atau ngamen pakai kostum pocong emang lagi marak banget dan viral di media sosial. Banyak orang yang sengaja memanfaatkan tren ini biar gampang dapet atensi—dan dapet recehan—dari masyarakat di ruang publik.

Karena dinilai udah mulai mengganggu ketertiban umum dan bikin masyarakat nggak nyaman, petugas di lapangan nggak pakai lama langsung mengamankan kedua “pocong” amatir ini. Menurut Kepala Dinas Sosial (Kadinsos) DKI Jakarta, Iqbal Aqbarudin, langkah tegas ini diambil demi menjaga kenyamanan warga Jakarta, khususnya pas malam hari. Setelah keciduk dan diinterogasi singkat, AF dan RR langsung diangkut oleh petugas. Biar kapok dan dapet pembinaan yang bener, kedua pengamen berkostum pocong ini langsung dibawa dan diserahkan ke Panti Sosial Bina Insan (PSBI) Bangun Daya 2 yang berlokasi di Cipayung, Jakarta Timur. Petugas berharap penertiban ini bisa jadi pelajaran buat yang lain biar nggak pakai cara-cara aneh yang meresahkan warga cuma demi konten atau uang.

Artikel ini ditulis ulang berdasarkan sumber: detik.com tanpa mengubah fakta dari artikel aslinya.

Anda mungkin suka

Tinggalkan Komentar