Home HukumTragis, WN Korsel di Bekasi Dibunuh Mantan Istri

Tragis, WN Korsel di Bekasi Dibunuh Mantan Istri

by CeritaBerita

Geger banget, guys. Misteri tewasnya warga negara asing (WNA) asal Korea Selatan berinisial BS (66) akhirnya nemu titik terang. Ternyata, plot twist-nya bikin geleng-geleng kepala. Korban fix dibunuh sama orang suruhan mantan istrinya sendiri yang berinisial SJ. Sadis banget, kan.

Nggak cuma meringkus SJ sebagai otak kriminalnya, polisi juga berhasil menciduk HW, cowok yang jadi eksekutor tunggal dalam aksi kejam ini. Jasad korban sendiri pertama kali ditemuin sama anak perempuannya, QAS, dalam kondisi bersimbah darah di dalam rumahnya yang berlokasi di Tambun, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat. Kejadian tragis ini diketahui pada Rabu (27/5) lalu.

Sakit Hati dan Incar Harta Jadi Motif Utama

Kapolres Metro Bekasi Kombes Sumarni langsung blak-blakan pas rilis kasus hari Selasa (2/6). Berdasarkan hasil interogasi, SJ ini emang sudah lama sekali nahan dendam dan sering cekcok sama mantan suaminya itu. Tapi gak cuma modal emosi, SJ ternyata juga punya niat terselubung buat menguasai semua harta milik korban. Bener-bener gelap mata.

Nah, demi ngelancirin aksi balas dendam plus dapet harta instan, SJ nekat menyewa HW. Si eksekutor sendiri ngaku langsung tergiur sama tawaran maut ini karena lagi kepepet masalah ekonomi dan butuh duit cepat.

Sewa Pembunuh Bayaran Rp139 Juta Sejak Akhir 2025

Biar aksinya rapi, SJ ternyata udah nyusun rencana jahat ini sejak akhir tahun 2025, lho. Total duit yang dijanjikan ke HW gak main-main, yaitu mencapai Rp139 juta. Duit haram itu ditransfer sama SJ secara bertahap biar gak mencurigakan. Sebelum eksekusi, HW bahkan sempat beberapa kali nge-stalking dan memantau rutinitas harian korban.

Pas hari H, HW dateng ke rumah korban di Tambun pake baju khusus biar gak gampang dikenali. Waktu kepergok korban di ruang makan, HW langsung brutal menusuk perut kiri korban berkali-kali pakai pisau. Gak sampai di situ, kepala bagian belakang korban juga dihantam pakai alat pemberat sampai tewas di tempat.

Abis mastiin korban gak bernyawa, HW langsung ngejarah laptop, kartu ATM, dan perangkat DVR CCTV rumah korban. Kartu ATM-nya diserahin ke SJ, sedangkan laptop dan DVR CCTV langsung dibuang ke aliran Sungai Kalimalang biar gak bisa dilacak polisi. Baju-baju yang dia pakai pas ngebunuh juga langsung dibakar.

Tapi sepintar-pintarnya tupai melompat, pasti jatuh juga. Polisi yang gerak cepat bareng Kedubes Korsel akhirnya bisa mengendus jejak mereka. Sekarang, SJ dan HW cuma bisa meratapi nasib di balik jeruji besi. Mereka dijerat Pasal 459 dan Pasal 258 UU 1/2023 tentang KUHP dengan ancaman hukuman penjara seumur hidup atau maksimal 20 tahun penjara. Kejam banget ya, vibes-nya berasa kayak di film thriller.

Artikel ini ditulis ulang berdasarkan sumber: detik.com tanpa mengubah fakta dari artikel aslinya.

Anda mungkin suka

Tinggalkan Komentar