Kabar duka yang sangat menyayat hati menyelimuti Kota Medan pada Rabu (8/7). Seorang pengemudi ojek online (ojol) bernama Apri Wiranata (28) mengembuskan napas terakhirnya di tengah jalan saat sedang menjalankan tugas mengantarkan paket pesanan pelanggan. Peristiwa tragis ini mendadak gempar dan mengundang keprihatinan mendalam dari warga sekitar serta rekan-rekan sesama profesi.
Insiden memilukan tersebut terjadi tepatnya di kawasan Jalan Pelita IV, Kecamatan Medan Perjuangan, Kota Medan. Kejadian yang berlangsung tiba-tiba ini membuat suasana di sekitar lokasi berubah menjadi haru dan penuh duka.
Korban Sempat Mengalami Sesak Napas dan Terjatuh
Berdasarkan keterangan yang dihimpun dari warga di sekitar tempat kejadian, Apri diduga kuat mengalami sesak napas secara mendadak saat sedang mengendarai sepeda motornya. Menyadari kondisi fisiknya yang memburuk, korban sempat berusaha mengerem kendaraannya secara mendadak sebelum akhirnya terjatuh ke aspal.
Warga yang melihat peristiwa tersebut langsung bergegas mendekat untuk memberikan pertolongan pertama kepada korban. Namun sayang, takdir berkata lain. Apri dinyatakan telah meninggal dunia di lokasi kejadian sebelum sempat mendapatkan penanganan medis lebih lanjut.
Identifikasi Korban dan Isak Tangis Sang Istri
Petugas dan warga sekitar segera memeriksa barang-barang yang dibawa oleh korban untuk mencari tahu identitasnya. Identitas almarhum akhirnya berhasil diketahui dari Kartu Tanda Penduduk (KTP) dan Surat Izin Mengemudi (SIM) yang tersimpan rapi di dalam tasnya.
“Rekan-rekan sesama pengemudi ojol berdatangan ke lokasi, sementara sang istri tampak tak kuasa menahan tangis saat melihat sang suami telah wafat,” ujar warga di tempat kejadian pada Rabu (8/7).
Kehadiran puluhan rekan sesama driver ojol yang berdatangan ke lokasi memberikan dukungan moral di tengah suasana duka yang begitu terasa. Setelah proses identifikasi awal selesai dilakukan oleh petugas, jenazah Apri kemudian dievakuasi menuju Rumah Sakit Bhayangkara Medan. Hingga saat ini, penyebab pasti kematian Apri masih dalam pemeriksaan pihak medis untuk memastikan kondisi kesehatan korban sebelum mengembuskan napas terakhir.