Babak perempat final Piala Dunia 2026 dipastikan bakal berlangsung sangat sengit dan penuh tensi tinggi. Rangkaian pertandingan perebutan tiket semifinal ini akan mulai bergulir pada Jumat (10/7) dini hari WIB hingga Minggu (12/7) pagi WIB. Sebanyak delapan tim terbaik dunia siap bertarung habis-habisan demi mengamankan tempat di empat besar.
Adapun jadwal laga sengit yang akan tersaji meliputi duel sengit Prancis melawan Maroko, Spanyol berhadapan dengan Belgia, Norwegia menantang Inggris, serta sang juara bertahan Argentina yang akan berduel dengan Swiss. Namun, di balik antusiasme yang membumbung tinggi, bayang-bayang sanksi larangan bermain justru menghantui banyak negara kontestan.
Aturan Ketat Suspens Kartu di Babak Krusial
Berdasarkan laporan resmi dari ESPN, ancaman suspensi akibat akumulasi kartu kuning menjadi momok menakutkan bagi para pelatih. Sesuai regulasi turnamen, apabila seorang pemain yang sudah mengantongi satu kartu kuning sejak babak 16 besar kembali menerima kartu kuning pada laga perempat final ini, maka ia dipastikan harus absen membela negaranya di babak semifinal mendatang.
Kondisi ini jelas membuat para pemain harus tampil ekstra hati-hati di lapangan. Kesalahan kecil atau pelanggaran yang tidak perlu bisa berakibat fatal bagi ambisi tim mereka melangkah ke babak pemungkas.
Daftar Bintang yang Berada di Ambang Sanksi
Saat ini tercatat ada total 17 pemain dari delapan negara yang sudah mengantongi satu kartu kuning. Maroko dan Inggris menjadi tim yang paling waswas karena masing-masing memiliki empat pemain yang terancam. Di kubu Inggris, dua pilar penting lini tengah mereka, yaitu Declan Rice dan Jude Bellingham, harus bermain super disiplin. Sementara Maroko harus menjaga bek andalan mereka, Issa Diop.
“Dari delapan tim tersebut, total ada 17 pemain yang sudah kantongi satu kartu kuning, termasuk para pemain kunci tiap tim,” tulis laporan resmi.
Prancis mencatatkan dua nama, yakni Manu Koné dan Michael Olise yang saat ini tengah memimpin daftar pencetak assist terbanyak. Sementara Swiss memiliki tiga pemain terancam, termasuk sang kapten Granit Xhaka. Sisanya, masing-masing satu pemain membayangi Spanyol (Ferran Torres), Norwegia (Antonio Nusa), Belgia (Brandon Mechele), dan Argentina (Gonzalo Montiel).
Artikel ini ditulis ulang berdasarkan sumber: detik.com tanpa mengubah fakta dari artikel aslinya.