Home BeritaTerekam Dashcam, Dua Begal di Lampung Menyerahkan Diri

Terekam Dashcam, Dua Begal di Lampung Menyerahkan Diri

by CeritaBerita

Media sosial lagi-lagi nunjukin taringnya setelah video aksi pembegalan yang terekam kamera dashboard (dashcam) warga viral parah. Nggak butuh waktu lama buat bikin nyali pelaku ciut. Dua pelaku begal yang sempat sok jagoan di jalanan Kabupaten Lampung Timur akhirnya milih buat angkat tangan dan menyerahkan diri ke polisi.

Peristiwa yang bikin elus dada ini awalnya terjadi di Jalan Raya Sukadana, Kabupaten Lampung Timur, Provinsi Lampung pada Senin (8/6) pagi, tepatnya sekitar pukul 09.30 WIB. Saat itu, ada korban yang lagi santai berkendara dari arah Way Jepara menuju Belitang, Kabupaten OKU Timur, Sumatera Selatan.

Pas lagi asyik jalan, tiba-tiba aja ada motor yang dinaiki dua pelaku langsung memepet kendaraan korban. Tanpa basa-basi, korban dipaksa berhenti di pinggir jalan. Apesnya buat si begal, mereka gak sadar kalau aksi kriminalnya itu terekam jelas sama kamera dashcam dari mobil pengendara lain yang kebetulan lagi melintas di lokasi kejadian. Begitu videonya bocor ke jagat maya, netizen langsung gercep nge-viralin kelakuan mereka.

Serahkan Diri ke Polres Lampung Timur Karena Panik

Setelah mukanya terpampang nyata di berbagai platform medsos dan jadi buronan netizen se-Indonesia, dua pelaku ini tampaknya mulai gak bisa tidur nyenyak. Sadar posisinya udah gak aman dan bakal diburu polisi, mereka akhirnya mutusin buat datang langsung ke Mapolres Lampung Timur pada Rabu (10/6) sekitar pukul 13.40 WIB buat menyerahkan diri secara sukarela.

Kasatreskrim Polres Lampung Timur, AKP Stefanus Boyoh, membenarkan kalau Tim Tekab 308 Presisi Polres Lampung Timur udah berhasil mengamankan para pelaku kasus dugaan tindak pidana pencurian dengan kekerasan (curas) ini. Stefanus bilang kalau kedua orang yang ada di video viral itu emang datang sendiri ke Polres karena udah kepojok.

Sekarang, status mereka berdua udah resmi naik jadi tersangka, nih. Usut punya usut, identitas kedua pelaku ini adalah seorang remaja yang masuk kategori Anak Berhadapan dengan Hukum (ABH) dengan inisial V, dan satu lagi pelaku dewasa berinisial RA.

Artikel ini ditulis ulang berdasarkan sumber: detik.com tanpa mengubah fakta dari artikel aslinya.

Anda mungkin suka

Tinggalkan Komentar