Setelah sebulan penuh bikin gemas publik karena kabur-kaburan, pelarian Sertu Majid Bone alias MB akhirnya resmi berakhir. Oknum anggota TNI yang diduga kuat jadi pelaku pencabulan terhadap seorang bocah SD di Kabupaten Konawe Selatan, Sulawesi Tenggara (Sultra) ini berhasil diringkus petugas setelah sempat jadi buronan kelas kakap.
Kabar penangkapan ini dikonfirmasi langsung sama Komandan Denpom XIV/3 Kendari, Letkol CPM Haryadi Budaya Pela. “Alhamdulillah sudah ketangkap tadi pagi (Selasa),” ungkap Haryadi kepada media pada hari Rabu (20/5).
Kabur Pindah-Pindah Tempat, Endingnya Kena Sergap di Sulsel
Selama satu bulan jadi DPO, pelaku emang licin banget mirip belut. Dia sengaja berpindah-pindah lokasi buat ngecoh petugas yang ngejar. Tapi sepandai-pandainya tupai melompat, pasti bakal jatuh juga. Majid Bone akhirnya gak berkutik pas disergap di tempat persembunyian terakhirnya yang berlokasi di Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan (Sulsel). Walau begitu, pihak Denpom belum mau buka suara soal detail lokasi persis penangkapannya demi kelancaran penyelidikan.
Sempat Kabur Pas Lagi Diinterogasi di Kodim
Kalau diingat-ingat lagi, kasus ini emang sempat bikin netizen emosi jiwa. Gimana enggak? Awalnya Sertu Majid Bone ini sudah sempat diamankan dan lagi diinterogasi di Kodim 1417/Kendari. Tapi entah gimana ceritanya, dia malah berhasil meloloskan diri dan langsung menghilang tanpa jejak sampai bikin statusnya naik jadi buronan. Sekarang, pelaku lagi diinterogasi secara intensif di Kabupaten Bone dan dipastikan bakal menghadapi proses hukum yang berlaku atas tindakan bejatnya.
Korban Sampai Depresi dan Nangis Histeris
Aksi asusila yang bikin elus dada ini awalnya terjadi di rumah pelaku yang ada di Kecamatan Ranomeeto, Konawe Selatan pada tanggal (14/04) lalu. Korban yang masih berstatus siswa SD mengalami trauma yang sangat berat. Menurut penuturan kerabat korban, bocah malang tersebut sempat menangis histeris sampai depresi berat akibat tindakan biadab yang menimpanya. Netizen pun berharap pelaku dihukum seberat-beratnya tanpa ada ampun!
Artikel ini ditulis ulang berdasarkan sumber: detik.com tanpa mengubah fakta dari artikel aslinya.