Home BeritaPresiden Jerman Tiba di Jakarta, Bahas Misi Strategis

Presiden Jerman Tiba di Jakarta, Bahas Misi Strategis

by CeritaBerita

Tepat hari ini, Senin (15/6), Presiden Jerman, Frank-Walter Steinmeier, baru aja mendarat cantik di Bandara Halim Perdanakusuma. Nggak sendirian, beliau juga ditemenin sama Ibu Negara buat ngelakuin serangkaian agenda kece di Indonesia.

Begitu turun dari pesawat sekitar jam 09.25 WIB, suasananya langsung pecah. Presiden Steinmeier disambut hangat sama Menkes Budi Gunadi Sadikin dan jajaran pejabat dari Kedubes Jerman. Yang bikin makin keren, penyambutannya tuh Indonesia banget, ada tarian tradisional yang estetik parah. Eh, nggak cuma itu, ada juga prosesi tembakan dua meriam sebanyak tujuh kali secara bergantian sebagai tanda penghormatan. Auto berasa banget kan vibes kenegaraannya.

Setelah sesi sambutan yang formal tapi tetap asyik itu, Presiden Steinmeier bareng sang istri langsung meluncur pakai mobil menuju Istana Kepresidenan Jakarta. Pastinya mau ketemu sama Presiden kita, Prabowo Subianto.

Misi Besar di Balik Kunjungan “Om” Steinmeier

Banyak yang kepo, sebenernya ada urusan apa sih orang nomor satu di Jerman ini jauh-jauh main ke sini? Ternyata, agenda beliau padat banget, mulai dari pertemuan bilateral sama Presiden Prabowo sampai mau mampir ke ikon toleransi kita, yaitu Gereja Katedral dan Masjid Istiqlal.

Tapi jangan salah fokus, kunjungannya bukan cuma buat jalan-jalan ya. Duta Besar Jerman buat Indonesia, Ralf Beste, udah kasih bocoran kalau Steinmeier bawa misi besar buat mempererat hubungan antar kedua negara. Berlin alias pemerintah Jerman kayaknya emang lagi “naksir” berat buat kerja sama jangka panjang sama negara berkembang yang punya pengaruh gede di kawasan, ya contohnya kayak Indonesia ini.

“Pesan utama dari kunjungan ini jelas: Jerman adalah mitra yang kuat dan dapat diandalkan bagi Indonesia,” kata Dubes Ralf Beste waktu konferensi pers, Jumat (12/6) lalu.

Intinya sih, Jerman pengen kita jadi bestie strategis buat ngadepin tantangan masa depan bareng-bareng, terutama di sektor ekonomi. Jadi, kunjungan ini bukan cuma seremonial doang, tapi ada target nyata buat bikin kedua negara makin maju.

Artikel ini ditulis ulang berdasarkan sumber: metrotvnews.com tanpa mengubah fakta dari artikel aslinya.

Anda mungkin suka

Tinggalkan Komentar