Pihak Polres Metro Jakarta Pusat baru aja kasih kabar yang bikin geleng-geleng kepala. Hari ini, Senin (15/6), polisi resmi ngerilis pengungkapan kasus peredaran obat keras yang udah ngeresahin warga di berbagai titik di Jakpus. Gak tanggung-tanggung, ada 14 orang yang diciduk gara-gara nekat jualan barang haram ini tanpa izin resmi.
Kapolres Metro Jakarta Pusat, Kombes Reynold EP Hutagalung, ngejelasin kalau timnya berhasil ngamanin para tersangka bareng ribuan butir obat sebagai barang bukti. “Kita udah amankan 14 tersangka dan ribuan butir obat yang diduga diedarkan secara ilegal,” katanya. Usut punya usut, aksi penangkapan ini adalah hasil dari laporan warga yang udah mulai curiga sama aktivitas transaksi mencurigakan di lingkungan mereka selama Mei 2026.
Tanah Abang Jadi “Hotspot”, Ribuan Butir Disita
Kalau kalian penasaran di mana aja para pengedar ini beroperasi, ternyata wilayah Tanah Abang jadi yang paling rame dengan total 6 kasus. Gak cuma itu, polisi juga ngebongkar 3 kasus di Menteng, 1 kasus di Sawah Besar, dan sisanya ada 2 kasus yang nyerempet ke wilayah Jakarta Barat. Dari penggerebekan massal ini, total ada 3.898 butir obat keras yang berhasil disita sebelum sempat ngerusak badan orang lain.
Para tersangka yang berinisial AR, M, MY, RA, K, A, SS, HF, EK, GS, AS, MU, SH, dan SA sekarang cuma bisa nunduk lesu. Modus mereka simpel tapi bahaya banget jualan obat daftar G secara sembunyi-sembunyi tanpa pengawasan dokter sama sekali. Padahal, obat keras kayak gitu kalau dipake sembarangan bisa bikin nyawa melayang atau efek samping yang ngeri banget buat kesehatan.
Siap-Siap Mendekam di Penjara Belasan Tahun.
Kasat Resnarkoba Polres Metro Jakarta Pusat, AKBP Wisnu S. Kuncoro, juga negasin kalau para pelaku ini gak bakal lepas gitu aja. Mereka bakal diproses hukum karena udah ngelanggar standar keamanan kesehatan. Pasal yang disiapin juga gak main-main, yaitu Pasal 435 subsider Pasal 436 UU RI Nomor 17 Tahun 2023 tentang Kesehatan, yang di-update pake UU Nomor 1 Tahun 2026.
Hukuman buat mereka? Siap-siap aja ngerasain dinginnya jeruji besi paling singkat 5 tahun dan maksimal 12 tahun penjara! Sampai sekarang, polisi masih terus ngembangin kasus ini buat nyari tau siapa tau ada bos besarnya di balik jaringan mereka. Pesan buat kita semua, jangan sembarangan beli atau konsumsi obat yang gak jelas asal-usulnya ya. Stay safe dan jauhi obat-obatan ilegal.
Artikel ini ditulis ulang berdasarkan sumber: detik.com tanpa mengubah fakta dari artikel aslinya.