Home BeritaPerang Suku Wamena Pecah, Belasan Tewas

Perang Suku Wamena Pecah, Belasan Tewas

by CeritaBerita

Kabar mencekam datang dari Papua Pegunungan. Perang suku yang pecah di Wamena, Kabupaten Jayawijaya, bener-bener bikin merinding dan memakan korban jiwa yang nggak sedikit. Nggak tanggung-tanggung, dilaporkan ada 13 orang yang tewas dalam tragedi berdarah ini.

Kabar duka dan ngeri ini dikonfirmasi langsung sama Kasi Humas Polres Jayawijaya, Ipda Efendi Al Husaini, pada Senin (18/5). Beliau menyebutkan kalau berdasarkan data update, korban meninggal dunia memang sudah menyentuh angka 13 orang. Suasana di sana sempat mencekam banget karena bentrokan ini melibatkan dua kelompok besar.

Ratusan Warga Sampai Harus Ngungsi!

Awal mula keributan ini sebenarnya sudah terjadi sejak Kamis (14/5) di Distrik Woma, Jayawijaya. Konflik ini melibatkan Suku Pirime (Lanny) dan Suku Kurima (Woma). Bukannya mereda, bentrokan malah makin meluas ke beberapa lokasi lain di Jayawijaya sampai hari Jumat (15/5). Kedua belah pihak saling serang pakai senjata tajam dan panah tradisional. Serem banget, kan?

Selain korban tewas, ada 19 orang yang dilaporkan luka-luka. Tiga di antaranya ngalamin luka berat dan 16 lainnya luka ringan. Sekarang, para korban luka masih dirawat intensif di RSUD Wamena. Nggak cuma itu, efek dari perang ini juga bikin ratusan bangunan rusak atau dibakar.

Gara-gara rumah mereka hancur dan situasi belum aman, total ada 789 warga yang terpaksa mengungsi. Rincian pengungsinya terdiri dari 298 anak-anak, 122 lansia, dan sisanya orang dewasa (dengan total 315 pria dan 476 wanita). Saat ini, pihak kepolisian masih terus berjaga di lokasi dan mendata total kerugian materiil akibat pembakaran bangunan. Semoga situasinya bisa cepat kondusif dan damai lagi, ya!

Artikel ini ditulis ulang berdasarkan sumber: detik.com tanpa mengubah fakta dari artikel aslinya.

Anda mungkin suka

Tinggalkan Komentar