Warga Kabupaten Karawang, Jawa Barat lagi dibuat heboh banget nih, guys! Gimana enggak, secara mendadak berbagai jenis ikan ditemukan mati secara massal di sepanjang saluran irigasi induk alias saluran primer. Kejadian ini langsung bikin gempar karena jumlah ikan yang mengambang gak main-main banyaknya sampai memenuhi pinggiran sungai.
Salah seorang warga Guro, Kelurahan Karawang Wetan, Kecamatan Karawang Timur bernama Ujang nge-spill kalau fenomena aneh ini sebenarnya sudah mulai kelihatan sejak Senin (1/6) malam. Eh, pas masuk hari Selasa (2/6) ini, kondisi malah makin parah karena jumlah ikan yang tewas mengambang justru makin berlipat ganda!
Titik Lokasi dan Jenis Ikan: Dari Ikan Tawes Sampai Sapu-Sapu Ikutan Tewas
Berdasarkan pantauan di lapangan pada Selasa, bangkai ikan-ikan ini terlihat menumpuk di beberapa titik krusial saluran irigasi primer Karawang. Beberapa lokasi yang paling parah di antaranya ada di kawasan Tanggul Johar, Kelurahan Karawang Wetan, Kecamatan Karawang Timur, sampai di aliran irigasi yang ngelewatin area Perumahan CKM.
Jenis ikan yang jadi korban juga macem-macem banget, mulai dari ikan tawes, ikan baung, hingga jenis ikan air tawar lainnya. Yang bikin warga makin heran, ikan sapu-sapu yang terkenal punya daya tahan tubuh super kuat dan biasa hidup di air kotor pun terpantau ikutan tewas mengenaskan dan mengambang di pinggiran irigasi.
Melihat fenomena “panen gratis” ini, warga sekitar malah berinisiatif buat mengumpulkan ikan-ikan mati tersebut. Bahkan, ada beberapa warga yang nekat membawa pulang ikan bangkai itu ke rumah mereka, padahal belum tahu apakah ikan tersebut aman dikonsumsi atau enggak.
Diduga Karena Limbah Beracun, Pihak DLH Karawang Langsung Gerak Cepat Ambil Sampel
Sampai berita ini diturunkan, penyebab pasti kenapa ikan-ikan tersebut bisa mati massal memang belum ketahuan secara resmi. Tapi, mayoritas warga sekitar menaruh kecurigaan besar kalau fenomena ini terjadi akibat ulah oknum nakal yang sengaja membuang limbah cair beracun ke saluran irigasi pada malam hari.
Mendengar laporan yang bikin heboh ini, pihak Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Karawang gak tinggal diam. Kepala DLH Karawang, Asep Suryana, menegaskan kalau pihaknya sudah menerjunkan personel gabungan ke lokasi untuk melakukan investigasi mendalam.
“Beberapa petugas kami sudah meluncur ke lokasi dan mengambil sampel air dan juga ikan yang mati. Kami belum tahu penyebabnya karena masih diselidiki,” ungkap Asep Suryana pada Selasa. Semoga tim DLH bisa cepat menemukan dalang di balik pencemaran ini ya, biar lingkungan Karawang bisa bersih lagi!
Artikel ini ditulis ulang berdasarkan sumber: antaranews.com tanpa mengubah fakta dari artikel aslinya.