Home HukumKota Bekasi Darurat Perceraian: Ribuan Pasangan Memilih Berpisah

Kota Bekasi Darurat Perceraian: Ribuan Pasangan Memilih Berpisah

by CeritaBerita

Kota Bekasi lagi nggak oke-oke aja nih soal urusan asmara, Guys. Angka perceraian di Kota Patriot sepanjang tahun 2025 ternyata tembus sampe 5.000 perkara! Data dari Pengadilan Agama Kelas 1A Kota Bekasi nunjukin kalau wilayah kita jadi salah satu yang paling tinggi tingkat keretakan rumah tangganya di Jawa Barat. Waduh, kenapa ya?

Ternyata, masalah finansial alias ekonomi masih jadi alasan nomor satu kenapa banyak pasangan di Bekasi milih buat udahan. Biaya hidup di kota penyangga Jakarta yang makin selangit, ditambah penghasilan yang nggak stabil, sering banget bikin ribut yang nggak kelar-kelar.

“Mayoritas alasan yang masuk ke persidangan adalah faktor ekonomi dan perselisihan terus-menerus,” ungkap humas Pengadilan Agama Bekasi.

Selain masalah dompet, pengaruh media sosial sama adanya orang ketiga juga jadi pemicu yang lumayan gede. Akses komunikasi yang bebas banget kadang malah buka jalan buat perselingkuhan yang susah dimaafin. Fakta uniknya, angka istri yang gugat cerai ternyata lebih tinggi dibanding suami yang ajuin talak.

Tingginya angka ini juga diakui sama pengacara Febry Lumbantoruan, S.H. Beliau bilang kalau banyak banget yang konsultasi atau minta diurusin cerainya. Bahkan di awal tahun ini aja, kantornya udah nanganin lebih dari lima perkara cerai khusus di area Bekasi. Walaupun pihak pengadilan selalu nyoba buat mediasi alias ngademin suasana dulu sebelum lanjut sidang, ternyata tingkat keberhasilannya kecil banget. Kebanyakan pasangan yang dateng ke sana udah punya tekad bulat buat pisah, jadi upaya perdamaian seringnya berakhir buntu alias deadlock.

Anda mungkin suka

Tinggalkan Komentar