Kawasan Tegal Alur, Kalideres, Jakarta Barat, mendadak mencekam pas Senin (11/5) malam kemarin. Sebuah kompleks gudang di Jalan Rawa Melati A ludes dilalap si jago merah. Bukan cuma api yang gede, tapi warga sekitar juga dibuat jantungan gara-gara ada rentetan ledakan yang nggak berhenti-berhenti dari dalam bangunan itu.
Usut punya usut, menurut Pak Syaiful Kahfi dari pihak Damkar (Gulkarmat) Jakbar, ledakan itu berasal dari tumpukan botol bahan kimia sama tabung gas kecil yang kesamber api. Saking kencengnya, botol-botol itu sampai terpental ke udara kayak kembang api tapi versi horor. Karena isinya bahan kimia yang nggak jelas jenisnya, asap hitam yang ngepul tinggi itu dicurigai mengandung gas beracun yang bahaya banget kalau sampai kehirup.
Aksi Heroik Petugas & Robot Pemadam
Petugas Damkar yang beraksi di lapangan bener-bener harus ekstra waspada. Mereka wajib pakai masker khusus dan alat bantu pernapasan biar nggak keracunan. Bahkan, mereka sampai nurunin unit robot pemadam buat masuk ke titik api yang paling berisiko. Tujuannya jelas: biar personel nggak perlu berhadapan langsung sama asap toksik itu.
Sayangnya, robot keren ini cuma bisa beroperasi sekitar setengah jam karena butuh tekanan air yang tinggi banget, sementara stok air di lokasi lagi agak seret. Alhasil, robot ditarik dulu buat “istirahat” dan pemadaman dilanjutin secara manual pakai 10 nozzle yang disebar ke berbagai titik biar apinya nggak ngerembet ke bangunan lain.
Update Kondisi di Lapangan
Ini beberapa poin penting dari kejadian semalam:
- Personel: Total ada 25 unit mobil damkar dan 125 personel gabungan dari Jakarta Barat dan Jakarta Utara yang dikerahin ke lokasi.
- Kendala: Selain bahan kimia yang gampang meledak, petugas sempat pusing gara-gara jalur pasokan air cuma ada satu di sisi selatan.
- Korban: Untungnya, sampai berita ini diturunin, dilaporkan nihil korban jiwa.
Sampai jam 21.30 WIB, api emang udah mulai nyurut, tapi asap masih tebel banget dan sesekali masih kedengeran suara dentuman plus kilatan cahaya yang diduga korsleting listrik. Belum jelas juga apakah gudang-gudang itu punya satu orang atau beda-beda pemilik. Pokoknya, buat kalian yang sering lewat atau tinggal di daerah Kalideres, tetep waspada ya, stay safe!
Artikel ini ditulis ulang berdasarkan sumber: cnnindonesia.com tanpa mengubah fakta dari artikel aslinya.