Home HukumMarkas Judi Online di Hayam Wuruk Digerebek Polisi!

Markas Judi Online di Hayam Wuruk Digerebek Polisi!

by CeritaBerita

Gak ada habis-habisnya ya masalah judi online (judol). Kali ini, giliran sebuah gedung di kawasan Jalan Hayam Wuruk, Jakarta Barat, yang kena garuk polisi. Gak tanggung-tanggung, penggerebekan yang dilakukan sama tim gabungan Bareskrim Polri dan Polda Metro Jaya ini sampai harus ngerahin personel Brimob bersenjata lengkap, lho!

Berdasarkan foto-foto yang beredar, suasana di dalam gedung yang diduga kuat jadi markas judol jaringan internasional ini langsung tegang pas digerebek.

Kocaknya, kalau dilihat sekilas, tempat ini sama sekali gak mirip sarang kriminal. Desain interiornya estetik banget dengan gaya modern mirip co-working space kekinian. Bahkan, di dindingnya terpampang tulisan motivasi religius dan optimistis kayak “Ora et Labora” dan “Can’t, But We Can”, lengkap dengan pohon hias di tengah ruangan. Typo banget gak sih, tempat kerja haram tapi dekorasinya sepositif itu?

Tapi sekecil apa pun estetikanya, kalau namanya melanggar hukum ya tetep diangkut. Di pojokan ruangan, kelihatan anggota Brimob dengan rompi bertuliskan “POLISI” berdiri tegap sambil megang senjata buat mastiin gak ada yang berani macem-macem atau kabur.


Dijaga Ketat Brimob Pelopor

Pengamanan kelihatan makin ketat dan intense di area tersebut. Personel Brimob dengan helm taktis dan rompi antipeluru kelihatan siaga banget di depan pintu masuk ruangan kantor. Ada juga momen di mana dua anggota Brimob—yang satu pakai seragam dengan tulisan “Korps Brimob Metro Jaya” dan satunya lagi pakai patch “Pelopor”—lagi mengapit dua cowok berpakaian sipil yang diduga kuat adalah tim penyidik yang lagi meriksa lokasi.

Di belakang mereka, berderet meja-meja kerja yang penuh dengan komputer. Fix banget, ruangan ini emang dijadiin pusat operasional alias war room buat ngejalanin bisnis judol tersebut.


Antisipasi Rusuh, Polisi Masih Selidiki Jaringan Lintas Negara

Banyak yang nanya, kok penggerebekan judol sampai harus bawa Brimob bersenjata lengkap sih? Menjawab hal ini, Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Budi Hermanto, langsung buka suara pada Sabtu (9/5/2026).

Menurut Kombes Budi, pengerahan pasukan elite ini penting banget buat mengantisipasi adanya gangguan keamanan. Apalagi, kasus ini bukan kaleng-kaleng karena menyasar sindikat kelas kakap yang beroperasi lintas negara.

“Benar, personel Satuan Brimob Polda Metro Jaya diterjunkan ke lokasi untuk memberikan dukungan pengamanan area. Hal ini dilakukan guna menjamin kelancaran rekan-rekan penyidik di lapangan dalam mengumpulkan barang bukti serta mengamankan para terduga pelaku,” jelas Budi.

Sampai sekarang, polisi masih belum mau spill detail soal siapa aja yang ditangkap, peran mereka apa aja, atau berapa total perputaran uangnya. Soalnya, semua terduga pelaku dan barang bukti berupa tumpukan perangkat elektronik komputer masih diperiksa intensif sama penyidik.

Kita tunggu aja ya update resmi dari kepolisian setelah penyelidikan awal ini kelar. Yang jelas, tamat sudah riwayat markas judol berkedok kantor estetik ini!

Artikel ini ditulis ulang berdasarkan sumber: kompas.com tanpa mengubah fakta dari artikel aslinya. Dokumentasi foto bersumber dari Polda Metro Jaya.

Anda mungkin suka

Tinggalkan Komentar