Home BeritaJuri “Miss Artikulasi” Dicari Netizen, MPR RI Minta Maaf

Juri “Miss Artikulasi” Dicari Netizen, MPR RI Minta Maaf

by CeritaBerita

Dunia pendidikan lagi heboh gara-gara drama di Final Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI tingkat Kalimantan Barat yang digelar hari Sabtu, (09/05). Bukannya dapet apresiasi karena pinter, para siswa dari SMAN 1 Pontianak malah dibikin nyesek sama keputusan dewan juri yang dianggap nggak masuk akal.

Dua sosok yang lagi jadi public enemy netizen adalah Indri Wahyuni dan Dyastasita Widya Budi. Mereka berdua dituding nggak objektif pas ngasih nilai, sampe-sampe muncul julukan “Miss Artikulasi” di media sosial.

Kronologi yang Bikin Darah Tinggi

Kejadiannya bermula pas sesi rebutan soal mekanisme pemilihan anggota BPK. Regu C dari SMAN 1 Pontianak sebenernya udah fast hand dan jawab dengan super lengkap. Mereka nyebutin kalau DPR harus dapet pertimbangan dari Dewan Perwakilan Daerah (DPD) sebelum diresmikan Presiden. Eh, bukannya dapet poin, juri malah bilang jawaban mereka salah gara-gara kata “DPD” dianggap nggak kedengeran alias artikulasinya nggak jelas. Alhasil, mereka malah dapet minus 5 poin!

Anehnya, pas pertanyaan yang sama dilempar ke Regu B (SMAN 1 Sambas), jawabannya plek-ketiplek sama kayak Regu C. Tapi juri malah langsung bilang “Benar!” dan kasih 10 poin. Siswi SMAN 1 Pontianak yang ngerasa dizalimi langsung protes sopan, “Izin Juri, tadi jawaban kami sama lho.” Tapi respon Indri Wahyuni malah makin bikin geleng-geleng. Dia keukeuh bilang kalau artikulasi itu penting dan juri nggak denger kata DPD dari Regu C. Vibes-nya bener-bener “Juri selalu benar,” deh!

Netizen Langsung “Silahturahmi” ke LHKPN

Karena video protesnya viral, netizen yang budiman langsung gercep nge-stalk profil para juri. Ternyata mereka bukan orang sembarangan di Setjen MPR RI. Nggak cuma itu, kekayaan mereka juga ikut dispill! Dyastasita tercatat punya harta Rp581 jutaan, sementara Indri Wahyuni punya total kekayaan mencapai Rp3,9 miliar per laporan LHKPN 2025.

Gara-gara makin panas, Sekjen MPR RI Siti Fauziah akhirnya angkat bicara dan bilang lagi ada penelusuran internal. Bahkan Wakil Ketua MPR RI, Abcandra Muhammad Akbar Supratman, sampe minta maaf atas kelalaian juri ini.

Pelajaran buat kita semua nih, ternyata di lomba tingkat tinggi pun, artikulasi lebih mahal harganya daripada substansi jawaban yang bener. Semangat terus buat SMAN 1 Pontianak, kalian tetep juara di hati netizen!

Artikel ini ditulis ulang berdasarkan sumber: tribuntrends.com tanpa mengubah fakta dari artikel aslinya.

Anda mungkin suka

Tinggalkan Komentar