Home Luar NegeriKapal Migran WNI Tenggelam di Malaysia, Belasan Hilang!

Kapal Migran WNI Tenggelam di Malaysia, Belasan Hilang!

by CeritaBerita

Hari Senin, (11/05), sebuah kapal yang isinya diduga migran tanpa dokumen resmi alias ilegal dikabarkan tenggelam di perairan barat Malaysia. Kejadian ini bener-bener bikin nyesek karena dari 37 orang di atas kapal, 14 orang masih dinyatakan hilang dan belum ketemu sampai sekarang.

Kapal ini kabarnya berangkat dari Kisaran, Indonesia sejak tanggal 9 Mei 2026. Isinya mayoritas adalah saudara-saudara kita, warga negara Indonesia (WNI), yang nekat menyeberang demi mengadu nasib. Rencananya, mereka mau menuju ke beberapa kota besar di Malaysia, kayak Kuala Lumpur sama Pulau Penang, buat cari kerjaan.

Nelayan Jadi Penyelamat Pertama

Insiden ini pertama kali ketahuan gara-gara ada seorang nelayan yang nggak sengaja ngeliat orang terapung-apung di sekitar perairan Pulau Pangkor, negara bagian Perak. Si nelayan ini langsung gercep lapor ke pihak berwenang. Berkat aksi cepat nelayan setempat, ada 23 orang yang berhasil diselamatkan, termasuk tujuh orang perempuan yang syukurnya masih bisa bertahan di tengah ombak.

Para korban yang selamat ini langsung dibawa ke pos polisi laut buat pendataan dan penyelidikan lebih lanjut. Direktur Maritim Perak, Mohamad Shukri Khotob, bilang kalau tim SAR (pencarian dan penyelamatan) masih terus berjuang di lapangan buat nyari 14 orang yang masih hilang itu. Semoga aja ada keajaiban ya, guys.

Jalur Maut yang Terus Berulang

Jujur sih, kejadian kayak gini bukan yang pertama kali. Jalur laut antara Indonesia dan Malaysia emang udah lama dikenal sebagai rute berbahaya yang sering banget memakan korban. Banyak pekerja migran kita yang milih jalur “gelap” ini lewat jaringan ilegal buat masuk ke sektor perkebunan atau industri di Malaysia.

Bayangin aja, diperkirakan ada sekitar 100.000 sampai 200.000 orang Indonesia yang setiap tahunnya nekat ngelakuin perjalanan maut ini. Selain taruhannya nyawa di tengah laut, mereka juga berisiko kena eksploitasi atau ditipu sama sindikat perekrut ilegal setibanya di sana.

Melihat kejadian di perairan Malaysia tanggal (11/05) kemarin, ini jadi pengingat keras buat kita semua. Mau cari rezeki emang perjuangan, tapi kalau nyawa taruhannya, rasanya sedih banget. Yuk, kita doain bareng-bareng semoga proses pencarian di Perak berjalan lancar dan korban yang hilang segera ditemukan. Stay safe buat semua pejuang devisa di mana pun kalian berada!

Artikel ini ditulis ulang berdasarkan sumber: kompas.com tanpa mengubah fakta dari artikel aslinya.

Anda mungkin suka

Tinggalkan Komentar