Home BeritaEfek Kisruh SPMB, Sekolah Swasta di Jabar Kebanjiran Peminat

Efek Kisruh SPMB, Sekolah Swasta di Jabar Kebanjiran Peminat

by CeritaBerita

Kisruh Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) di Jawa Barat makin hari makin plot twist aja, nih. Sekarang, sekolah swasta yang ditunjuk jadi mitra program sekolah gratis sama Pemprov Jabar mendadak rame banget diserbu sama calon siswa baru plus orang tua mereka.

Salah satu yang kena “serangan” antusiasme ini adalah SMA Telekomunikasi Sekar Kemuning di Cirebon. Sejak Rabu (17/6) pagi, vibes sekolah ini udah berubah jadi lautan manusia. Banyak banget ortu yang dateng bondong-bondong buat mastiin kejelasan info soal mekanisme pendaftaran program sekolah gratis itu. Kebanyakan dari mereka adalah tim “tersisih” dari sekolah negeri, termasuk yang kelempar dari jalur pilihan pertama. Gosipnya, mereka ke sini bukan langsung daftar, tapi masih pada nyari kebenaran infonya dulu biar gak kecewa lagi.

Mental Anak Drop Gara-Gara Kuota Zonk

Usut punya usut, para ortu ini masih pada trauma dan ragu banget sama sistem yang ada. Salah satu wali murid, Retno Apriliana, curhat kalau mereka tuh minim banget dapet info valid. “Kalau dari kami itu sebenarnya informasi sangat kurang. Hanya dengar katanya, katanya, akhirnya kami terjebak di SPMB 1, SPMB 2 lalu ada kendala di kuota,” curhatnya pas ditemui di lokasi, Rabu (17/6).

Gak cuma pusing, drama SPMB ini juga sukses bikin mental anak-anak down. Santi Aprianti, ortu lainnya, ngaku sedih banget ngeliat kondisi anaknya yang terpukul gara-gara gagal masuk sekolah incaran. “Kami orang tua sedih melihat anak down, menangis ingin sekolah di sekolah favorit tapi terkendala SPMB ini,” katanya dengan nada lemes.

Kenaikan Pengunjung Valid, Tapi…

Kondisi ini juga diwajarin banget sama pihak SMA Telekomunikasi Sekar Kemuning. Wakil Kepala Sekolahnya, Jaenul Ikhsan, nge-spill kalau grafik kunjungan emang langsung melonjak drastis pasca-kisruh ini. “Dampak dari fenomena SPMB provinsi, sebelumnya yang mendaftar atau berkunjung masih minim, sehari cuma dua. Setelah kisruh SPMB, kunjungan orang tua calon siswa ke sekolah kami meningkat sampai 15-an,” jelasnya.

Tapi, ada satu hal penting nih yang harus di perhatikan. Pihak sekolah nge-wanti-wanti kalau status “mitra sekolah swasta gratis” ini bentuknya adalah kerja sama bareng Pemprov Jabar, jadi bukan berarti full dibayarin total dari pemerintah, ya. Biar gak ada salah paham di antara kita. Netizen dan warga Jabar pun sekarang lagi nuntut pemerintah daerah buat buka-bukaan soal sistem kuota ini biar gak bikin makin resah.

Artikel ini ditulis ulang berdasarkan sumber: sindonews.com tanpa mengubah fakta dari artikel aslinya.

Anda mungkin suka

Tinggalkan Komentar