Guys, kabar mengejutkan datang dari dunia saham! PT Indointernet Tbk. (kode sahamnya EDGE) resmi dapet restu buat pamitan dari Bursa Efek Indonesia alias mau delisting dan berubah status jadi perusahaan tertutup (go private). Keputusan ini sah diketok dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) yang digelar hari Rabu (22/4/2026).
Bos EDGE, Donauly E. Situmorang, bilang kalau proses ini bakal diikuti sama tender offer atau aksi borong saham dari publik yang bakal dilakuin sama pemegang saham mayoritas mereka, Digital Edge Hong Kong. Menariknya, harga yang ditawarin nggak main-main, lho!
Harga Premium Buat Exit Strategy
Buat kalian yang pegang sahamnya, ini bisa jadi momen exit strategy yang lumayan cuan karena EDGE nawarin harga tender offer di angka Rp11.500 per saham—alias bonus gede sekitar 141,2% lebih tinggi dibanding harga rata-rata tertingginya—meskipun di sisi lain mereka mutusin buat nggak bagi-bagi dividen dulu dari laba tahun 2025 demi fokus ekspansi besar-besaran di sektor data center dan konektivitas.
Manajemen EDGE sih ngerasa harga ini udah adil banget dan sesuai aturan OJK. Tapi inget ya, kalau nanti statusnya udah jadi perusahaan tertutup dan kalian tetep keukeuh nggak mau jual sahamnya pas tender offer, kalian bakal tetep jadi pemegang saham tapi di perusahaan yang udah nggak melantai lagi di bursa.
Jadi gimana nih, para pejuang cuan? Mau lepas di harga premium atau tetep setia sampai jadi perusahaan tertutup?