Tepat pada Jumat (26/6), Gedung DPR Jakarta mendadak tegang. Satuan Tugas (Satgas) Mitigasi Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) yang isinya gabungan menteri dan anggota DPR langsung menggelar rapat tertutup. Dipimpin sama Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, mereka gerak cepat buat memetakan potensi badai PHK yang lagi mengintai buruh di berbagai perusahaan dalam negeri.
Prasetyo Hadi blak-blakan bilang kalau koordinasi ini krusial banget buat cari tahu perusahaan mana aja yang lagi sekarat dan apa masalah utamanya. Tujuannya jelas, biar pemerintah bisa langsung ngasih jurus mitigasi yang ampuh sebelum semuanya terlambat. Rapat ini juga dihadiri nama-nama besar kayak Menaker Yassierli, Said Iqbal, perwakilan Polri, sampai Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad dan Cucun Ahmad Syamsurijal.
Industri Keramik Sekarat, PT Granito Pecat Puluhan Ribu Karyawan
Nah, salah satu kabar yang bikin syok adalah kabar dari industri keramik. Presiden KSPSI, Andi Gani Nena Wea, membocorkan kalau PT Granito baru aja mutusin untuk PHK total 55 ribu karyawannya cuma dalam waktu tiga hari lalu. Gila gak tuh? Usut punya usut, biang keroknya adalah harga gas industri yang melonjak drastis sampai bikin perusahaan keramik megap-megap dan terancam gulung tikar.
Gak cuma keramik, badai PHK ini ternyata juga mengintai sektor pertambangan batu bara dan nikel. Imbas dari pemangkasan target produksi di RKAB Kementerian ESDM, ada sekitar 150 ribu pekerja tambang yang nasibnya lagi di ujung tanduk.
Sinyal Hijau dari Pemerintah, Janji Kasih Win-Win Solution!
Meskipun situasinya lagi genting, Andi Gani minta para buruh tetep tenang dan gak panik. Soalnya, rapat kemarin dinilai berjalan super efektif. Pemerintah berjanji bakal mengumumkan kebijakan baru terkait harga gas industri dalam satu-dua hari ke depan buat menyelamatkan industri yang lagi krisis.
Prasetyo Hadi juga mastiin kalau langkah penyelamatan ini adalah instruksi langsung dari Presiden Prabowo Subianto. Dengan komunikasi lintas kementerian yang makin solid, pemerintah optimis bisa ngasih win-win solution yang menguntungkan buat buruh sekaligus para pengusaha.
Artikel ini ditulis ulang berdasarkan sumber: tempo.co tanpa mengubah fakta dari artikel aslinya.