Home BeritaKapal Pembawa 1,3 Ton Narkoba Digagalkan Petugas Gabungan

Kapal Pembawa 1,3 Ton Narkoba Digagalkan Petugas Gabungan

by CeritaBerita

Aparat penegak hukum Indonesia kembali mengukir prestasi besar dalam memberantas peredaran narkotika. Tim gabungan yang terdiri dari Bareskrim Polri, Direktorat Jenderal Bea dan Cukai, BNN, serta TNI Angkatan Laut berhasil menggagalkan upaya penyelundupan barang haram dalam jumlah yang fantastis. Sebuah kapal yang membawa sekitar 1,3 ton ketamin berhasil diamankan di perairan Bintan, Kepulauan Riau.

Penindakan tegas ini berlangsung pada Kamis, (6/8), di perairan utara Berakit, Bintan. Saat itu, kapal target dihentikan secara cekatan oleh Satuan Tugas Patroli Laut Bea dan Cukai yang bekerja sama dengan KRI Kerambit-627 milik TNI AL. Keberhasilan ini tentu tidak datang begitu saja, melainkan hasil dari proses pemantauan intensif berbasis data intelijen yang sangat tajam.

Kerja Sama Intelijen Internasional

Pengungkapan kasus besar ini sebenarnya sudah dimulai sejak beberapa bulan lalu melalui pertukaran informasi intelijen tingkat internasional. Pada Mei 2026, Direktorat Jenderal Bea dan Cukai menerima kabar awal dari otoritas Thailand mengenai adanya pergerakan kapal mencurigakan yang diduga kuat mengangkut narkotika.

Informasi berharga tersebut semakin diperkuat pada awal Agustus 2026 lewat data intelijen tambahan dari Taiwan Coast Guard yang diteruskan melalui Bareskrim Polri. Berbekal data yang makin solid, tim gabungan langsung bergerak cepat memperketat pengawasan terhadap jalur pelayaran yang menjadi rute mencurigakan tersebut.

Penghentian Kapal di Perairan Bintan

Kesabaran petugas akhirnya membuahkan hasil pada Kamis, (6/8). Kapal target yang sudah diincar berhasil dihentikan tanpa perlawanan berarti di wilayah laut perbatasan. Seluruh awak kapal beserta armadanya langsung diamankan oleh petugas penegak hukum.

Untuk pengusutan lebih lanjut dan alasan keamanan, kapal tersebut kemudian dikawal ketat menuju Dermaga Kodaeral IV Batam guna menjalani pemeriksaan secara menyeluruh dan mendalam oleh tim penyidik.

Ketamin Disembunyikan dalam Bungkus Teh

Sehari setelah penangkapan, tepatnya pada Jumat, (7/8), tim gabungan berhasil membongkar rahasia di balik modus operandi para pelaku penyelundupan ini. Para pelaku ternyata menyembunyikan narkotika jenis ketamin tersebut dengan sangat rapi dan sistematis. Barang haram itu ditaruh di dalam kompartemen rahasia yang letaknya berdekatan dengan anjungan kapal, sehingga keberadaannya sangat sulit terdeteksi apabila hanya dilihat secara kasat mata.

Saat penggeledahan mendalam dilakukan oleh petugas, mereka menemukan 65 karung yang berisi sekitar 1.300 bungkus dengan kemasan bertuliskan teh Cina. Guna memastikan kandungan isinya, petugas langsung melakukan pengujian sampel menggunakan alat deteksi cepat bernama Rigaku. Hasil tes mengonfirmasi bahwa seluruh sampel yang diuji positif mengandung ketamin, dengan estimasi total berat mencapai 1,3 ton. Pengungkapan raksasa ini jelas menjadi bukti nyata dari sinergi kuat antarlembaga dalam menjaga benteng pertahanan wilayah Indonesia dari ancaman kejahatan narkotika lintas negara.

Anda mungkin suka

Tinggalkan Komentar