Home BeritaAcara Santai Viking di Banten Diserbu Oknum The Jak?

Acara Santai Viking di Banten Diserbu Oknum The Jak?

by CeritaBerita

Kabar kurang enak datang dari jagat sepak bola tanah air, tepatnya dari skena suporter di Banten. Melansir dari pemberitaan IDN Times, sebuah insiden kericuhan pecah saat kegiatan silaturahmi dan roadshow Viking Serang Banten yang digelar di Kecamatan Kragilan, Kabupaten Serang. Kejadiannya itu terjadi pada Senin dini hari, (08/06).

Awalnya, acara yang diadakan di rumah salah satu anggota Viking ini berjalan aman dan damai aja. Nah, petaka justru datang pas acara udah hampir selesai. Di saat para peserta lagi siap-siap buat makan bareng dan menikmati momen kebersamaan, suasana hangat itu langsung berubah total jadi mencekam gara-gara ada rombongan yang datang bikin rusuh.

Gara-Gara Bendera Diambil Paksa?

Menurut penuturan dari Ketua Viking Serang Banten, Ogi Pratama, keributan ini bermula pas ada rombongan sepeda motor yang lewat di depan lokasi acara. Enggak tanggung-tanggung, jumlahnya diperkirakan lebih dari 20 kendaraan. Ogi menyebut kalau rombongan motor tersebut diduga kuat merupakan massa dari Jakmania.

Suasana makin memanas pas beberapa orang dari rombongan motor itu nekat mencoba mengambil bendera Viking yang lagi terpasang di rumah anggota tersebut. Jelas aja, tindakan provokatif itu langsung memicu bentrokan fisik di lokasi kejadian. Nggak cuma sekadar dugaan random, Ogi juga membeberkan kalau salah satu pengurus The Jakmania Kabupaten Serang dengan inisial R kabarnya kelihatan ada di dalam rombongan motor tersebut.

Jatuh Korban Luka Hingga Bikin Anak Kecil Trauma

Dampak dari gesekan ini bener-bener bikin miris. Akibat bentrokan yang terjadi secara mendadak itu, dua orang anggota Viking dilaporkan mengalami luka-luka yang cukup serius. Mereka bahkan harus langsung dilarikan ke Rumah Sakit Bhayangkara untuk menjalani visum medis sebagai bukti kekerasan.

Nggak cuma korban dewasa aja yang apes, guys. Kericuhan ini juga memakan korban psikis dari anak-anak yang ada di lokasi. Saat kepanikan melanda dan semua orang berhamburan menyelamatkan diri, seorang balita yang masih berusia dua tahun dilaporkan sempat terjatuh. Selain itu, ada juga anak berumur tujuh tahun yang mengalami trauma berat gara-gara harus menyaksikan adegan keributan yang menyeramkan itu di depan mata kepalanya sendiri.

Melihat situasi yang udah kelewat batas dan merugikan banyak pihak, pihak Viking Kabupaten Serang nggak tinggal diam. Mereka menegaskan bakal langsung melaporkan peristiwa penyerangan ini ke pihak kepolisian setempat supaya kasusnya bisa segera diproses secara hukum dan diusut sampai tuntas.

Anda mungkin suka

Tinggalkan Komentar