Polres Serang baru aja berhasil meringkus empat orang pelaku curanmor yang spesialis curanmor di tempat hajatan. Komplotan ini tercatat udah sukses beraksi di 15 lokasi (TKP) berbeda di wilayah Provinsi Banten dalam waktu tiga bulan terakhir. Kasat Reskrim Polres Serang, AKP Andi Kurniady ES, ngejelasin kalau salah satu korbannya apes banget pas tanggal (12/05) sekitar jam 23.30 WIB. Kejadiannya di Kampung Rukem, Kecamatan Bandung, Kabupaten Serang. Pas korban selesai nonton hiburan di acara hajatan warga, eh, motor yang diparkir di deket rumah warga tiba-tiba udah raib entah ke mana. Korban yang panik pun langsung bikin laporan ke Polres Serang.
Pelaku Ditangkap Bareng Pacar Saat Mau Beraksi Lagi
Polisi langsung gerak cepat ngelakuin penyelidikan. Awalnya, petugas berhasil ngamanin seorang pria bernama Saedi pada Rabu (14/05) sekitar jam 21.00 WIB di pinggir jalan daerah Kecamatan Jasinga, Kabupaten Bogor. Gak pakai lama, polisi langsung nyiduk tersangka kedua bernama Suherman di rumahnya yang berlokasi di Desa Mekarjaya, Kecamatan Cigudeg, Kabupaten Bogor. Usut punya usut, dua orang ini ternyata berperan sebagai penadah barang curian.
Nah, dari ocehan dua penadah ini, muncul satu nama dedengkotnya, yaitu Jimi alias Kiming. Gak butuh waktu lama, polisi langsung nangkep Jimi pas dia lagi mau beraksi lagi di Kelurahan Nyapah, Kecamatan Walantaka, Kota Serang. Jimi ditangkap bareng pacarnya, Dian, yang ternyata diajak buat ikutan sekongkol nyuri motor.
Jimi sendiri ternyata seorang residivis kawakan yang udah bolak-balik masuk penjara karena kasus yang sama. Dari tangan para pelaku, polisi berhasil nyita lima unit sepeda motor, empat buah handphone, dan satu set kunci T yang biasa dipake buat ngebobol motor korban. Sekarang, para pelaku terpaksa mendekam di sel dan dijerat Pasal 477 KUHP tentang pencurian dengan pemberatan.
Artikel ini ditulis ulang berdasarkan sumber: detik.com tanpa mengubah fakta dari artikel aslinya.