Home Lagi ViralViral! Guru Jorong Nenan Jatuh di Tanjakan Maut, Jalanan Hancur

Viral! Guru Jorong Nenan Jatuh di Tanjakan Maut, Jalanan Hancur

by CeritaBerita

Lagi-lagi viral video perjuangan guru yang bikin elus dada. Kali ini datang dari Jorong Nenan, Sumatera Barat. Ada video Ibu Guru Silvatri Reza Vianda yang nyaris celaka pas nahan motornya biar nggak merosot di tanjakan curam yang isinya cuma tanah licin sama batu.

Nggak cuma video itu, ada juga lagu protes berjudul “Bukik Kosan” yang dinyanyiin petani gambir setempat. Isinya? Curhatan ngenes soal jalanan yang ancur parah bertahun-tahun tapi kayak nggak disentuh pembangunan.

“Di Nenan ini, jalan yang masih berupa tanah dengan kondisi rusak berat ada sekitar 5 kilometer,” kata Dedi, Kamis (23/4/2026).

@sumbar24jam

♬ orijinal ses – small_prince

Pas lihat video TikTok yang diunggah akun @Sumbar24jam udah berasa ngerinya, dari total 9 km akses ke Nenan ternyata cuma 4 km yang sudah aspal, sedangkan sisanya sejauh 5 km masih berupa jalan tanah dengan kemiringan ekstrem sampai 60 derajat yang kalau hujan langsung berubah jadi “perosotan maut” super licin, alhasil sekitar 800 warga di sana bener-bener merasa terisolasi sampai harus modifikasi motor biar kuat nanjak, itu pun tetap aja sering jatuh bangun demi bisa lewat.

Gara-gara kondisi jalanan yang zonk parah, ekonomi warga di sana bener-bener tercekik mulai dari harga gambir yang anjlok jadi Rp 30.000/kg karena biaya angkut yang selangit, urusan kesehatan yang terancam karena bawa warga sakit ke luar kampung butuh perjuangan hidup mati, sampai masalah sinyal yang susah banget sehingga warga terpaksa mengandalkan internet satelit biar tetap bisa connected sama dunia luar.

Anggota DPRD bilang perbaikan 4 km jalan itu butuh dana sekitar Rp 10 miliar. Kabar baiknya, Bupati Limapuluh Kota janji bakal mulai ngerjain titik-titik paling rawan mulai Mei 2026 ini setelah dana dari pusat cair.

“Udah merdeka lama, tapi jalan ke kampung kami kok masih rasa jaman penjajahan?” — Ajisman, petani gambir yang vokal lewat lagu.

Anda mungkin suka

Tinggalkan Komentar