Home JabodetabekTidak Transparan, Kantor Pengelola Grand Galaxy Dikepung Massa

Tidak Transparan, Kantor Pengelola Grand Galaxy Dikepung Massa

by CeritaBerita

Kawasan Grand Galaxy City (GGC) di Bekasi Selatan lagi ramai nih! Tepat pada hari Kamis, (21/05), para warga dan pemilik usaha kompak kembali turun ke jalan. Mereka semua pake baju serba merah buat menggelar aksi damai jilid 2 tepat di depan kantor Property Of Management (POM) GGC. Suasana di lokasi bener-bener riuh banget sama orasi warga yang udah habis kesabaran.

Aksi nekat pasukan serba merah ini diduga kuat dipicu gara-gara kebijakan sepihak dari pihak pengelola. Warga meradang karena pengelola diduga nekat memasang mesin parkir otomatis berbayar per jam di kawasan ruko. Parahnya lagi, pemasangan portal ini dilakukan tanpa adanya musyawarah bareng warga dan pemilik usaha sekitar.

Baca juga: Warga Ruko Galaxy Bekasi Ngamuk, Tolak Parkir Berbayar

IPL Mahal dan Parkiran Berbayar Disinyalir Bisa Matiin UMKM

Ketua Perkumpulan Warga Ruko GGC, Daniel Batubara, menegaskan kalau aturan parkir baru ini meresahkan. Kebijakan ini disinyalir bisa bikin omset UMKM di kawasan Galaxy auto anjlok, karena pembeli, ojol, sampai kurir logistik jadi males dateng gara-gara bayar parkir mahal. Keresahan warga makin numpuk karena klaim izin portal dari Dishub dirasa masih abu-abu. Ditambah lagi, warga juga protes soal tarikan luran Pengelolaan Lingkungan (IPL) sepihak yang nembus Rp850.000 per bulan tanpa adanya transparansi yang jelas.

Makanya, warga mendesak Pemkot Bekasi buat gercep turun tangan menyita Fasilitas Umum (Fasum) yang udah mandek 15 tahun dari pengelola, biar wilayah ruko bisa dikelola mandiri bareng RT/RW setempat. Mereka menegaskan gak bakal tinggal diam. Warga udah siap datang ke Kantor Pemkot Bekasi bulan Juni nanti buat nagih ketegasan pemda. Bahkan, kalau tetap dicuekin, mereka siap bawa polemik parkir ini sampai ke tokoh publik Dedy Mulyadi. Kita tungguin aja ya babak selanjutnya.

Anda mungkin suka

Tinggalkan Komentar