Home BeritaPemprov Jabar dan BPJS Cairkan Miliaran Bagi Pekerja Rentan

Pemprov Jabar dan BPJS Cairkan Miliaran Bagi Pekerja Rentan

by CeritaBerita

Pemerintah Provinsi Jawa Barat bareng BPJS Ketenagakerjaan baru aja ngebagiin manfaat program jaminan sosial ketenagakerjaan dengan total nilai yang gak main-main, yaitu tembus Rp49,3 miliar! Duit sebanyak ini disalurkan langsung buat 1.515 peserta plus para ahli warisnya yang berhak menerima.

Acara yang tajuknya Apresiasi Penyaluran Manfaat Program Jawa Barat ini digelar langsung di Bale Gede Gedung Pakuan, Kota Bandung, pada hari Kamis, (18/6). Di sana, kelihatan hadir Direktur Human Capital dan Umum BPJS Ketenagakerjaan, Harjono Siswanto, yang langsung didampingi sama Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi. Langkah ini jadi bukti nyata kalau negara beneran hadir buat ngelindungin para pekerja rentan yang sering apes ngadepin risiko kecelakaan kerja atau pas lagi kehilangan pencari nafkah utama.

Pekerja Asal Bekasi Dapat Pengobatan Gratis Sampai Rp422 Juta

Manfaat puluhan miliar yang dicairkan ini mencakup program Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dan Jaminan Kematian (JKM). Penerimanya macem-macem banget, mulai dari pekerja yang dapet sokongan Pemprov Jabar, pemerintah kabupaten/kota, pemerintah desa, penerima manfaat Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT), sampai tenaga kerja keagamaan.

Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi, sempet ngasih contoh satu kasus nyata yang bikin terharu. Ada seorang pekerja rentan asal Bekasi yang ngalamin kecelakaan kerja parah. Berkat tercover program JKK dari BPJS Ketenagakerjaan ini, si pekerja dapet perlindungan penuh dan total biaya pengobatannya dibayarin sampai nyentuh angka Rp422 juta!

“Kalau orang miskin kehilangan pekerjaan, itu berat. Tapi kalau orang miskin kehilangan pencari nafkah karena kecelakaan atau meninggal dunia, itu bisa menjadi awal kemiskinan turun-temurun,” tegas Dedi pas ngasih sambutan.

Pemprov Targetkan Lindungi Sampai 2 Juta Pekerja Rentan

Dedi menambahkan kalau tahun ini Pemprov Jabar udah sukses mengalokasikan perlindungan buat sekitar 1 juta pekerja rentan di wilayahnya. Ke depannya, mereka punya target ambisius buat memperluas cakupan jaminan ini sampai menyentuh angka 2 juta pekerja, tentunya disesuaikan sama kemampuan anggaran daerah Jabar.

Sementara itu, Harjono Siswanto dari BPJS Ketenagakerjaan juga ikut bangga sama kolaborasi apik ini. Menurut dia, angka Rp49,3 miliar itu bukan cuma sekadar nominal di atas kertas, tapi melambangkan rasa aman dan kepastian masa depan buat ribuan keluarga pekerja di Jawa Barat. Kolaborasi lintas sektor kayak gini dinilai sukses banget buat menjaga ketahanan ekonomi keluarga, mencegah munculnya kemiskinan baru, sekaligus bikin masyarakat kecil jadi makin sejahtera.

Artikel ini ditulis ulang berdasarkan sumber: bekasi.pojoksatu.id tanpa mengubah fakta dari artikel aslinya.

Anda mungkin suka

Tinggalkan Komentar