Seorang pria berinisial R (22) di Kabupaten Kolaka, Sulawesi Tenggara (Sultra), tega melakukan tindakan yang bener-bener di luar batas kemanusiaan. Gak cuma tega menganiaya dan memperkosa anak kandungnya sendiri yang masih balita berusia 3 tahun sampai tewas, ternyata aksi bejat pelaku ini punya daftar korban lain yang gak kalah mengenaskan.
Pihak kepolisian akhirnya membongkar borok lain dari si pelaku. Usut punya usut, R ternyata juga pernah melakukan aksi pencabulan terhadap anak tirinya sendiri. Fakta mengerikan ini dibongkar langsung oleh Wakapolres Kolaka, Kompol Mochamad Salman, dalam keterangannya kepada media pada Kamis (18/6). Publik yang mendengar kabar ini pun langsung dibuat geram total sama kelakuan biadab pria muda tersebut.
Kompol Salman menyebutkan kalau anak tiri yang jadi korban kebiadaban R ini adalah seorang anak perempuan yang masih sangat kecil, yaitu baru berusia 7 tahun. Bocah malang tersebut merupakan anak dari hasil pernikahan istri pelaku sebelumnya dengan orang lain. Selama ini, pelaku dan anak tirinya memang tinggal dalam satu atap yang sama, yang harusnya jadi tempat paling aman buat anak-anak.
Mirisnya lagi, pelaku memanfaatkan situasi saat korban lagi gak berdaya buat melancarkan aksi jahatnya. R tega mencabuli anak tirinya itu justru di saat korban lagi tertidur pulas.
“Pencabulan terhadap korban itu pada saat sedang tertidur,” tambah Salman saat menjelaskan kronologi kejadiannya.
Siksa Anak Kandung Sampai Tewas, Polisi Langsung Amankan Pelaku
Aksi bejat R ini akhirnya mulai terbongkar setelah kasus kematian anak kandungnya yang masih berusia 3 tahun terendus oleh aparat karena dinilai gak wajar. Kejadian memilukan itu bermula pada Senin (15/6) dini hari. Korban yang masih balita tiba-tiba mengeluh sakit yang luar biasa di bagian alat vitalnya. Karena kondisinya makin kritis, korban langsung dilarikan ke puskesmas terdekat, tapi sayang banget nyawanya udah gak bisa tertolong lagi.
Melihat ada kejanggalan dan banyak tanda memar di sekujur tubuh korban, polisi langsung gerak cepat ngelakuin penyelidikan intensif sampai akhirnya R ditangkap. Pelaku akhirnya ngaku kalau dia gak cuma memperkosa, tapi juga tega memukul dan menyulut api rokok ke beberapa bagian tubuh darah dagingnya sendiri. Saat ini, penyidik masih terus melakukan pemeriksaan secara intensif biar pelaku bisa dihukum seberat-beratnya atas kelakuan biadabnya itu.