Home Hukum & KriminalitasLansia Di Bogor Tega Cabuli Bocah 4 Tahun

Lansia Di Bogor Tega Cabuli Bocah 4 Tahun

by CeritaBerita

Polisi baru aja nyiduk seorang lansia berinisial KHR yang udah berumur 61 tahun. Si kakek ini diduga kuat tega melakukan aksi pencabulan terhadap seorang bocah perempuan yang masih berumur 4 tahun. Kejadian miris ini terjadi di kawasan Kecamatan Cibinong, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Kebayang gak sih, anak sekecil itu harus ngalamin trauma yang mendalam akibat ulah si pelaku.

Kasus yang bikin elus dada ini langsung ditangani sama pihak kepolisian setelah orang tua korban gercep bikin laporan resmi. Laporan tersebut masuk ke Polres Bogor pada tanggal 16 Juni 2026 kemarin. Gak nunggu lama, polisi langsung bergerak buat mengamankan pelaku biar gak kabur atau ngilangin barang bukti.

Pelaku Diperiksa Intensif di Polres Bogor

Kasatres PPA dan PPO Polres Bogor, AKP Silfi Adi Putri, menegaskan kalau si kakek KHR sekarang udah gak bisa berkutik lagi. Pelaku udah resmi diamankan di Mako Polres Bogor buat menjalani pemeriksaan lanjutan yang super intensif.

Pihak kepolisian juga langsung menepis rumor miring yang sempat beredar kalau kasus ini sengaja dihentikan. AKP Silfi menegaskan kalau perkara ini gak pernah diberhentihin sama sekali. Malahan, sekarang status kasusnya udah resmi naik kelas dari yang tadinya cuma penyelidikan, sekarang udah ditingkatkan jadi penyidikan. Jadi, proses hukumnya dipastikan bakal terus jalan terus sampai tuntas.

Isu Liar dan Pungli Rp 10 Juta Ternyata Hoaks!

Nah, di tengah ramainya kasus ini, sempat ada kabar miring yang sliweran di media sosial. Netizen sempat dihebohkan sama narasi yang bilang kalau oknum penyidik sempat minta uang pelicin sebesar Rp 10 juta buat ngurus kasus ini. Tapi, kabar itu langsung dibantah keras sama AKP Silfi. Beliau menegaskan kalau informasi soal permintaan uang itu 100% gak bener alias hoaks.

Gak cuma dari pihak polisi, keluarga korban sendiri juga udah langsung memberikan klarifikasi secara blak-blakan. Mereka bilang kalau proses pelaporan dari awal sampai pelaku ditangkap berjalan dengan sangat baik, responsnya cepat, dan yang paling penting: sama sekali gak ada pungutan biaya alias gratis.

Pihak Polres Bogor menyatakan kalau mereka berkomitmen penuh buat ngumpulin semua alat bukti secara transparan dan akuntabel. Tujuan utamanya jelas, demi memberikan keadilan dan perlindungan yang paling maksimal buat korban yang masih di bawah umur. Polisi juga ngasih imbauan ke netizen dan masyarakat luas buat mempercayakan kasus ini sepenuhnya ke penegak hukum dan jangan gampang kemakan isu-isu liar yang gak jelas sumbernya.

Artikel ini ditulis ulang berdasarkan sumber: kumparan.com tanpa mengubah fakta dari artikel aslinya.

Anda mungkin suka

Tinggalkan Komentar