Ada-ada aja kelakuan warga konoha zaman now kalau mau nyelundupin barang haram. Kali ini, petugas di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Sukabumi dibuat geleng-geleng kepala sama modus penyelundupan narkoba yang super nyeleneh. Gimana enggak, pelaku nekat menyembunyikan narkotika jenis sabu di dalam sebutir bakso, terus langsung dilempar dari luar tembok penjara.
Aksi nekat ini terjadi pada hari Senin (22/6) dini hari. Untungnya, sepandai-pandainya tupai melompat, akhirnya bakal jatuh juga. Si pelaku kayaknya lupa kalau teknologi sekarang udah makin canggih. Aksi lempar bakso misterius itu langsung terekam jelas sama kamera pengawas alias CCTV lapas sekitar pukul 04.23 WIB.
Petugas yang lagi piket malam dan mantau monitor langsung siaga satu pas melihat ada benda asing mendarat di area lapas. Gak pakai lama, mereka langsung gercep melakukan penyisiran ke lokasi jatuhnya benda tersebut. Benar aja, petugas menemukan bungkusan mencurigakan yang dibalut lakban hitam rapi banget. Pas dibongkar, ternyata isinya sabu dengan berat sekitar 1 gram yang diselipin di dalam bakso. Kreatif sih, tapi sayangnya kriminal.
Kalapas Sukabumi: Gak Ada Ruang Buat Narkoba!
Kepala Lapas Kelas IIB Sukabumi, Budi Hardiono, angkat bicara soal kejadian ini pada Selasa (23/6). Menurut beliau, si pelaku ini sengaja banget nyari waktu pas orang-orang lagi ngantuk-ngantuknya.
“Pelaku sengaja memanfaatkan kelengahan petugas di jam-jam kritis menjelang subuh. Namun, berkat kewaspadaan jajaran dan bantuan pantauan CCTV, upaya penyelundupan lewat lemparan bakso ini langsung bisa kita patahkan,” ungkap Budi dengan tegas.
Biar kasus ini diusut sampai tuntas, pihak lapas langsung gerak cepat koordinasi sama Satuan Reserse Narkoba Polres Sukabumi Kota. Mereka langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan menyerahkan barang bukti bakso sabu tersebut ke polisi buat penyelidikan lebih lanjut. Petugas juga lagi melacak siapa dalang di balik “bakso terbang” ini.
Budi juga menegaskan kalau modus penyelundupan narkoba sekarang emang makin aneh dan bervariasi, tapi pihak lapas gak bakal kasih kendor. Gak ada ruang sedikit pun buat barang haram di lingkungan lapas. Sebagai langkah antisipasi ke depannya, Lapas Sukabumi bakal memperketat pengamanan, mulai dari area luar tembok sampai ke blok-blok hunian para warga binaan.
“Sesuai instruksi pimpinan, kami akan semakin gencar melakukan razia rutin, minimal seminggu sekali. Target kami jelas, Lapas Sukabumi harus benar-benar bersih dari ponsel ilegal, pungli, dan terutama narkoba,” pungkas Budi.
Artikel ini ditulis ulang berdasarkan sumber: liputan6.com tanpa mengubah fakta dari artikel aslinya.