Ada kabar terbaru nih dari jalannya program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang lagi jadi obrolan hangat di mana-mana. Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN), Luhut Binsar Pandjaitan, baru aja buka-bukaan soal performa program ini di lapangan. Jadi ceritanya, hari Rabu tanggal (24/6), Luhut kedatangan tamu dari Badan Gizi Nasional (BGN) plus timnya langsung di kantor DEN.
Di pertemuan itu, mereka ngebedah abis hasil survei dan evaluasi dari program makan gratis ini. Nah, Luhut gak gengsi buat ngakuin kalau program MBG ini emang masih butuh banyak banget perbaikan di sana-sini. Menurut luhut, salah satu blunder atau catatan paling krusial adalah proses eksekusinya yang dinilai berjalan terlalu cepat alias kesusu, gaes! Efeknya? Ya otomatis memicu berbagai drama dan kendala teknis pas di lapangan.
Mending Selow tapi Pasti, Jangan Langsung Sekaligus!
Biar program ini gak makin ruwet, DEN akhirnya ngasih beberapa rekomendasi yang oke punya biar ke depannya MBG bisa berjalan lebih efektif dan efisien. Salah satu saran paling epic dari Luhut adalah soal pola penerapannya. Dia ngerasa harusnya program ini diterapin secara bertahap aja, gak usah langsung didepak massal ke seluruh Indonesia dalam satu waktu.
“Kenapa harus semua sekaligus, kan bisa dibikin bertahap. Sehingga sampai kita lebih paham,” kata Luhut.
Menurut dia, kalau jalannya santai dan bertahap, pemerintah jadi punya waktu buat belajar dari masalah-masalah kecil yang muncul. Jadi, pas mau diperluas secara nasional, sistemnya udah matang dan gak kagok lagi.
Tetap Optimis Efek Duit Rp 1 Triliun Per Hari Bakal Bikin Makmur
Walaupun awal-awalnya agak banyak kesandung masalah karena faktor buru-buru tadi, Luhut tetap optimis tingkat dewa, lho. Dia yakin banget kalau dalam waktu enam bulan sampai satu tahun ke depan, program MBG ini bakal makin rapi dan matang.
Apalagi, program ini punya multiplier effect alias efek berantai yang gede banget buat ekonomi kita. Bayangin aja, perputaran uangnya bisa sampai Rp 1 triliun per hari yang langsung turun ke masyarakat bawah! Itu sih bisa bikin ekonomi daerah langsung auto-goyang dan merata kesejahteraannya.
Luhut juga negasin kalau pemerintah udah gercep buat nanganin semua kendala yang sempat viral kemarin. Jadi, dia minta netizen dan masyarakat gak usah memperpanjang polemik ini lagi.
Artikel ini ditulis ulang berdasarkan sumber: detik.com tanpa mengubah fakta dari artikel aslinya.