Home Luar NegeriJerman & Polandia Perluas Pipa Bahan Bakar Militer NATO

Jerman & Polandia Perluas Pipa Bahan Bakar Militer NATO

by CeritaBerita

Menteri Pertahanan Jerman, Boris Pistorius, baru aja bikin pengumuman besar pada hari Rabu, (17/6). Jerman bareng Polandia lagi ngerencanain proyek gila-gilaan, yaitu mendorong perluasan sistem pipa bahan bakar militer milik NATO sampai menembus negara-negara Baltik. Langkah berani ini diambil sengaja buat masok bahan bakar ke sayap timur aliansi militer tersebut biar makin kokoh.

Info penting ini dibocorkan langsung sama Pistorius pas menggelar konferensi pers di Warsawa, Polandia. Acara itu diadain tepat setelah penandatanganan perjanjian pertahanan bilateral yang baru antara Jerman dan Polandia. Menurut doi, perluasan sistem pipa militer ini super krusial buat ningkatin kemampuan pertahanan mereka di wilayah perbatasan. Mereka pengen mastiin kalau pasokan bahan bakar buat kendaraan tempur dan jet militer gak bakal seret dan langsung sampai di tempat yang bener-bener membutuhkan kalau sewaktu-waktu pecah situasi perang.

Perjanjian Militer Baru yang Bikin Berang Kremlin Rusia

Sebelum kesepakatan pipa ini muncul ke publik, Polandia sama Jerman sebenarnya udah resmi menandatangani perjanjian kerja sama militer baru. Uniknya, dokumen ini gak mencakup jaminan keamanan bersama seperti pakta pertahanan luar negeri pada umumnya. Kesepakatan baru ini dibuat buat menggantikan perjanjian kerangka kerja lama tentang kerja sama pertahanan kedua negara yang udah kedaluwarsa setelah bertahan selama 15 tahun terakhir.

Rencana ekspansi infrastruktur militer NATO yang makin agresif ini jelas langsung bikin kuping Rusia panas. Dalam beberapa tahun belakangan, Kremlin emang udah berulang kali ngutarain rasa prihatin dan kecurigaan mereka atas aktivitas NATO yang dinilai gak wajar dan ugal-ugalan di dekat perbatasan barat Rusia.

Pihak Kremlin juga berkali-kali menegaskan kalau sebenarnya Rusia gak berniat buat jadi ancaman atau nyerang negara mana pun. Tapi, Rusia juga ngasih peringatan keras kalau mereka gak bakal tinggal diam dan gak bakal mengabaikan setiap tindakan provokatif dari Barat yang berpotensi membahayakan kepentingan nasional mereka.

Artikel ini ditulis ulang berdasarkan sumber: antaranews.com tanpa mengubah fakta dari artikel aslinya.

Anda mungkin suka

Tinggalkan Komentar